Tangerang dan Surabaya Jadi Kota Paling Berpolusi di Indonesia Pagi Ini
Tangerang memiliki kualitas udara paling tidak sehat di Indonesia pagi ini, Senin (8/9). Disusul oleh Surabaya.
Hasil pemantauan kualitas udara di situs IQAir pada pukul 07.06 WIB, poin AQI Tangerang 164 dan Surabaya 153.
Daftar kota dengan kualitas udara buruk pada Senin (8/9) pagi selain Tangerang dan Surabaya sebagai berikut:
- Tangerang, dengan poin AQI 164 atau dalam kategori tidak sehat
- Surabaya, dengan poin AQI 153 atau dalam kategori tidak sehat
- Depok, dengan poin AQI 150 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Bekasi, dengan poin AQI 146 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Tangerang Selatan, dengan poin AQI 144 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
Kualitas udara paling baik terpantau di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dengan poin AQI 80 atau kategori sedang.
Di lingkup global, kualitas udara terbaik mencapai poin AQI 12 yakni di Montreal, Kanada. Disusul Guangzhou (Cina) dan Canberra (Australia) dengan poin AQI 13 dan 16.
Sementara itu, Kota Kinshasa di Republik Demokratik Kongo memimpin daftar kota besar paling berpolusi di dunia. Berikut daftarnya:
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 173 atau dalam kategori tidak sehat
- Kampala, Uganda, dengan poin AQI 170 atau dalam kategori tidak sehat
- Hanoi, Vietnam, dengan poin AQI 157 atau dalam kategori tidak sehat
- Dubai, Uni Emirat Arab, dengan poin AQI 144 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Jakarta, Indonesia, dengan poin AQI 119 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara, dengan rincian sebagai berikut:
- Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 0-50
- Kategori sedang memiliki rentang PM2,5 51-100
- Kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-150
- Kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200
- Kategori sangat tidak sehat 200-299
- Kategori berbahaya pada rentang PM 2,5 300-500
Kualitas udara yang masuk kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.
