Kemenko Pangan: Indonesia Negara Penyumbang Sampah Makanan Terbesar Ketiga Dunia
Indonesia merupakan negara terbesar ketiga sebagai penyumbang sampah makanan per kapita pada 2022, berdasarkan data UNEP atau Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Posisi pertama diduduki oleh Amerika Serikat sebanyak 159 kilogram (kg), diikuti Brasil 144 kg, dan Indonesia dengan jumlah sampah makanan per kapita sebanyak 144 kg.
Berdasarkan sumbernya, sebanyak 50 kg sampah makanan di Indonesia berasal dari retail, 40 kg dari konsumsi di luar, dan 53 kg dari sampah rumah tangga.
Deputi Bidang Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, mengatakan pihaknya memang dengan mengawal isu sampah makanan di Indonesia. Masalah tersebut masuk dalam 10 resiliensi penanganan krisis iklim yang harus dilakukan oleh Indonesia.
“Jadi bukan hanya terkait isu dari sampah rumah tangga, tapi sebenarnya food waste kita itu juara. Jadi kita masih perlu melakukan upaya untuk mengurangi food waste,” kata Nani dalam acara Katadata SAFE 2025, Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (10/9).
Tidak hanya di tingkat global, berdasarkan data UNEP 2021, Indonesia menduduki peringkat pertama dengan estimasi sampah makanan terbanyak di wilayah Asia Tenggara. Indonesia menghasilkan sampah makanan mencapai 20,9 juta ton pada 2021.
Dia menyebut pemerintah perlu meningkatkan kesadaran seluruh pihak terkait masalah sampah makanan ini. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, jika melihat Sistem Informasi Persampahan Nasional, komposisi food waste itu mencapai 39%.
“Sebesar 70% sampah itu ada di Pulau Jawa dan Sumatra, area lain tidak terlalu banyak sampahnya, tapi disini kami perlu melakukan sesuatu,” ucapnya.
Dalam paparanya disebutkan bahwa secara global, sepertiga miliar ton makanan terbuang setiap tahun. Jumlah ini setara dengan sepertiga pangan yang diproduksi untuk dikonsumsi.
