BEI Sebut Ada Kesenjangan antara Permintaan dan Pasokan Kredit Karbon di RI
Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 Bursa Efek Indonesia (BEI), Ignatius Denny Wicaksono, menyebut ada celah atau kesenjangan antara permintaan kredit karbon dengan ketersediaannya di Indonesia. Salah satu tantangan ini adalah belum adanya produk removal carbon credit di IDX Carbon.
Perusahaan-perusahaan kenamaan cenderung berani membayar mahal kredit karbon selama tergolong high integrity atau berintegritas tinggi. Kredit karbon salah satunya akan bernilai tinggi pada jenis removal carbon credit. Akan tetapi, hal ini menjadi tantangan dalam perdagangan karbon di Indonesia.
“Removal carbon credit belum ada di kita (IDX Carbon). Sebenarnya itu salah satu yang demand-nya besar,” kata Denny, saat ditemui usai diskusi di Katadata Sustainable Action for the Future Economy (SAFE) 2025 di Jakarta, Rabu (10/9).
Meski sekarang masih menjadi tantangan, Denny optimistis jenis karbon ini akan banyak diminati ketika terbit nanti.
Proyek Efisiensi Energi Mendominasi di IDX Carbon
Hingga Agustus 2025, terdapat delapan proyek perdagangan karbon yang terdaftar di IDX Carbon. Sebagian besar adalah proyek energi efisiensi. Setelahnya, disusul oleh proyek energi terbarukan dan pemanfaatan limbah pabrik kelapa sawit.
Total volume transaksi kredit karbon sejak diluncurkan pada September 2023 hingga 22 Agustus 2025 mencapai 1,6 juta ton CO2e. Nilai transaksinya mencapai Rp78,37 miliar.
Denny menuturkan, transaksi di IDX Carbon termasuk yang paling tinggi di Asia. “Jika dibandingkan dengan Jepang, kita mungkin dua kali lipatnya, dengan Malaysia kurang lebih 6-8 kali lipat,” katanya.
Terkait kerja sama dengan lembaga standar internasional untuk kredit karbon, Denny menjelaskan, prosesnya masih dipersiapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. “Seperti Verra maupun Plan Vivo, yang lain lain juga, sedang dijajaki,” katanya.
Pihaknya menyatakan siap mendukung kerja sama atau mutual recognition agreement antara pemerintah Indonesia dengan standard karbon internasional.
