Brasil Sewa Kapal Pesiar untuk Tambah Akomodasi Delegasi COP30 di Kota Belem

Hari Widowati
6 November 2025, 15:16
Brasil, akomodasi, COP30
COP30 Brasil Amazonia/Gabriel Della Giustina
Dua kapal pesiar tiba di Kota Belém untuk menambah akomodasi bagi peserta COP30 di Brasil.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dua kapal pesiar yang akan berfungsi sebagai hotel terapung untuk delegasi COP30 dan peserta lainnya tiba di Pelabuhan Outeiro di Kota Belém, Amazonia, Brasil, pada Selasa (4/11). Kedua kapal tersebut akan menyediakan sekitar 6.000 tempat tidur bagi para delegasi dan tamu COP30.

Pemerintah Brasil menyewa kapal MSC Seaview dan Costa Diadema untuk memperluas kapasitas akomodasi di Belém selama COP30. Mereka ingin memastikan akomodasi yang memadai dan terjangkau bagi ribuan peserta konferensi, sekaligus memperkuat komitmen Brasil terhadap COP yang inklusif, berkelanjutan, dan sukses.

Perjalanan antara kapal-kapal tersebut dan Parque da Cidade, lokasi konferensi, akan memakan waktu sekitar 30 menit. Transportasi dari pelabuhan ke lokasi konferensi dan sebaliknya akan disediakan oleh bus resmi yang beroperasi secara terus-menerus dan gratis.

Melansir informasi dari situs COP30.br, rute sepanjang kurang dari 20 km ini mencakup jalur bus rapid transit (BRT) khusus dan jembatan ekspres baru yang diresmikan pada Oktober lalu. Sebelum jembatan tersebut dibangun, waktu perjalanan hampir dua kali lipat.

“Saya telah mengukur waktunya, hari ini waktu tempuh dari lokasi COP30 ke Pelabuhan Outeiro tercatat 33 menit dan 27 detik, termasuk waktu tiba di pusat penerimaan yang ditunjuk. Selama periode konferensi resmi, durasi ini diperkirakan akan berkurang lebih lanjut karena alokasi eksklusif jalur tol dan BRT untuk operasi shuttle COP30," ujar Rui Costa, Menteri Dalam Negeri Brasil, seperti dikutip COP30.br.

Pengaturan ini diharapkan dapat memfasilitasi pergerakan yang lebih efisien dibandingkan dengan yang tersedia bagi banyak peserta yang menginap di hotel konvensional atau akomodasi pribadi.

Renovasi Terminal Pelabuhan Outeiro

Untuk memastikan kapasitas untuk menerima kedua kapal pesiar, Terminal Pelabuhan Outeiro menjalani renovasi komprehensif. Pemerintah Brasil menginvestasikan sekitar R$ 233 juta (Rp 725,7 miliar) melalui Itaipu Binacional untuk renovasi tersebut.

Proyek ini mencakup pembangunan 11 dermaga apung, pemasangan 10 jembatan logam, dan perluasan dermaga dari 261 meter menjadi 716 meter. Setelah renovasi, dermaga di Pelabuhan Outeiro mampu menampung kapal dengan bobot hingga 80.000 ton, dua kali lipat kapasitas sebelumnya.

Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Companhia Docas do Pará (CDP) itu juga mencakup area penerimaan modern yang dilengkapi dengan infrastruktur pendukung penumpang. Hal ini termasuk zona embarkasi dan debarkasi, loket layanan, dan peralatan pemindaian sinar-X.

Revitalisasi Pelabuhan Outeiro yang dimulai bulan April lalu selesai dalam waktu sekitar enam bulan, ini merupakan rekor untuk infrastruktur pelabuhan. Untuk mencapai kecepatan ini, proyek ini disusun dengan front kerja simultan yang beroperasi 24 jam sehari dalam tiga shift bergantian dengan tim khusus.

“Dalam waktu singkat, kami menyerahkan kepada Belém dan negara bagian Pará, Brasil sebuah pelabuhan yang siap dan dilengkapi untuk berfungsi sebagai gerbang bagi pariwisata internasional di Amazon,” kata Jardel Rodrigues da Silva, Presiden CDP.

Menteri Rui Costa menekankan penyelesaian infrastruktur baru ini menandai tonggak penting dalam perkembangan wilayah.

“Pelabuhan ini akan memfasilitasi perkembangan ekonomi, sosial, dan pariwisata di negara bagian Pará serta meningkatkan angkutan barang di Belém," kata Costa. Dengan infrastruktur baru ini, ia yakin ibu kota Pará kini secara kokoh terintegrasi dalam rute pariwisata nasional dan internasional.

Terminal baru ini diharapkan terintegrasi ke dalam rute pariwisata maritim reguler, sehingga meningkatkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan perdagangan lokal.

“Pelabuhan Outeiro akan membantu mentransformasi wilayah ini dan menambah potensi pariwisata yang signifikan pada fasilitas yang sebelumnya hanya beroperasi untuk kargo. Akibatnya, tidak hanya wilayah sekitarnya tetapi seluruh kota dan wilayah Utara yang lebih luas akan mendapat manfaat dari titik baru ini dalam rute pelayaran,” kata Valter Correia, Sekretaris Khusus COP30.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...