Paviliun Indonesia di COP30 Dibuka, Tawarkan 90 Juta Ton Karbon Berkualitas

Ajeng Dwita Ayuningtyas
11 November 2025, 09:46
Utusan Khusus Presiden RI untuk Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat membuka Paviliun Indonesia di COP30, Belem, Brasil, pada Senin (10/11).
Dok. KLH
Utusan Khusus Presiden RI untuk Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat membuka Paviliun Indonesia di COP30, Belem, Brasil, pada Senin (10/11).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) resmi membuka Paviliun Indonesia di COP30, Belem, Brasil. Lewat paviliun ini, Indonesia akan menjual 90 juta ton unit karbon berkualitas dengan nilai ekonomi US$ 7,7 miliar (Rp 128,4 triliun, kurs Rp 16.670/US$).

Paviliun Indonesia mengusung tema “Accelerating Substansial Actions of Net Zero Achievement through Indonesia High Integrity Carbon”. Di paviliun ini akan ada 50 sesi berupa dialog tingkat menteri, CEO talks, serta forum seller meet buyer yang mempertemukan penjual dan pembeli kredit karbon dunia. Paviliun tersebut akan menjadi pusat diskusi, pertemuan bilateral, presentasi program, dan kolaborasi internasional.

“Kami membuka seluas-luasnya kesempatan bagi berbagai pihak untuk berpartisipasi,” kata Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, saat pembukaan paviliun di Belem, Brasil, Senin (10/11).

Konsep seller meet buyer pertama kalinya dihadirkan dalam Paviliun Indonesia. Sesi ini akan memfasilitasi transaksi langsung dan transparan dalam kerangka high integrity carbon market framework. 

“Pasar karbon bukan sekadar transaksi ekonomi. Ini adalah cara kita menegakkan integritas dan membangun kepercayaan dunia terhadap sistem karbon Indonesia,” kata Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. 

Di samping itu, Hashim berharap Paviliun Indonesia dapat memperkuat kontribusi bangsa dalam aksi global. Paviliun Indonesia juga menampilkan kerja sama bilateral dengan mitra strategis, seperti Inggris dan The Royal Foundation, untuk memperkuat pendanaan hijau dan transfer teknologi rendah emisi. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...