Gumpalan Diduga Limbah Minyak Bumi Tumpah di Pantai Tanjung Burung Tangerang

Ajeng Dwita Ayuningtyas
4 Desember 2025, 15:22
Limbah berwarna kuning yang diduga tumpahan minyak dari kapal tanker di Pantai Tanjung Burung, Tangerang, Banten.
ANTARA/HO
Limbah berwarna kuning yang diduga tumpahan minyak dari kapal tanker di Pantai Tanjung Burung, Tangerang, Banten.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Sebuah video unggahan akun Instagram @tangerangnewsofficial menunjukkan gumpalan-gumpalan kuning keemasan tercecer di Pantai Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang menduga gumpalan tersebut merupakan limbah minyak bumi. 

“Itu mungkin minyak bumi yang bocor dari kapal tanker,” kata Kasi Bina Hukum DLH Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha, dikutip dari Antara, pada Kamis (4/12).

Sandi memperkirakan, limbah minyak bumi itu tercecer saat diangkut kapal tanker dari wilayah pesisir Cirebon. Pihaknya pun telah melaporkan kejadian ini ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. 

“Kalau penelitian kewenangannya ada di kementerian (Kementerian Lingkungan Hidup). Nanti bisa dipastikan terkait pencemarannya,” ujar Sandi.

Sementara itu, Sekretaris Utama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Rosa Vivien Ratnawati mengatakan belum mendapatkan informasi mengenai hal ini.

“Kami harus cek dulu kalau soal tumpahan minyak,” tutur Vivien ketika ditemui di Jakarta, Kamis (4/12).

Dampak Tumpahan Minyak Bumi di Laut

Mengutip keterangan resmi di laman Universitas Airlangga, minyak yang tumpah di laut dapat dengan cepat menyebar melalui arus air dan angin, hingga membentuk lapisan tipis di permukaan laut.

“Tumpahan minyak dapat membunuh ikan, merusak terumbu karang, menghancurkan padang lamun, dan mematikan mangrove,” tulis dalam laman resmi tersebut, dikutip Kamis (4/12).

Di samping dampak ekologis, tumpahan minyak bisa berdampak pada kesehatan manusia, terutama bagi warga di pesisir yang terpapar langsung maupun tidak langsung. 

Kandungan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) di dalamnya dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, maupun saluran pernapasan. Paparan dalam jangka panjang pun rentan menimbulkan masalah kesehatan kronis, seperti penyakit pernapasan, kelainan fungsi jantung, hingga kanker. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...