Proyek Sehat Cerdas WVI Tambah Akses Air Bersih di Sumba Barat Daya

Hari Widowati
18 Februari 2026, 19:26
air bersih, WVI, Sumba Barat Daya
Wahana Visi Indonesia
Proyek Sehat Cerdas dari Wahana Visi Indonesia menambah akses masyarakat di Sumba Barat Daya untuk mendapatkan air bersih.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Wahana Visi Indonesia (WVI) meningkatkan akses air bersih dan sanitasi dasar untuk keluarga di Sumba Barat Daya melalui Proyek Sehat Cerdas. Intervensi proyek ini memindahkan perjalanan air ke dalam pipa di tengah topografi Sumba Barat Daya yang berbukit-bukit dan minimnya material teknis dari luar wilayah.

Proyek ini membangun tiga system Jaringan Air Bersih (JAB) dengan sumur bor sebagai sumber air, menggunakan pompa bertenaga surya untuk mendorong air ke bak penampung di menara. Air ini lalu didistribusiian dengan gravitasi melalui pipa sepanjang 8.000 meter ke permukiman. Kombinasi kedua tenaga alam ini memanfaatkan elevasi alami sehingga tidak memerlukan pompa berjenjang dan memastikan titik keran ditempatkan pada radius yang mudah dijangkau rumah tangga.

Dengan cara ini, sistem mampu membawa air ke area permukiman meski harus melewati lereng dan jalur berbatu. Uji kualitas air dan uji laboratorium lanjutan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan juga dilakukan untuk memastikan mutu air yang layak guna.

Sebanyak 2.094 orang kini dapat mengakses titik air minum dasar di tiga desa dampingan, ditopang 17 keran umum. Ardo, seorang anak dari kampung setempat, kini bisa mandi rutin, berangkat sekolah tepat Waktu, dan focus belajarnya meningkat.

"Dulu kalau musim kering, saya ikut bantu ambil air ke bawah, jalannya licin dan jauh. Sekarang air dekat, saya bisa mandi pagi dan tidak terlambat. Di kelas rasanya lebih segar, lebih semangat dengar guru," ujar Ardo.

Komite Air Memastikan Layanan Air Bersih Tetap Berjalan

WVI Bersama masyarakat setempat dan perangkat desa menyusun sembilan komite air untuk memastikan layanan tetap berjalan setelah masa pendampingan WVI berakhir. Komite air bertugas menerapkan iuran pengguna untuk operasional dan pemeliharaan, mulai dari perawatan pompa atau Menara, pengecekan pipa, hingga pembukuan sederhana. Tujuannya, untuk memastikan pengelolaan harian Kembali berada di tangan masyarakat dan mendorong sikap bertanggung jawab dalam menjaga kualitas air secara mandiri.

"Wahana Visi Indonesia (WVI) percaya setiap anak berhak untuk tumbuh dengan sehat dan memiliki akses air yang layak. Namun, sayangnya akses air masih terasa seperti privilege di beberapa titik di Indonesia, termasuk di Sumba Barat Daya," ujar Yacobus Runtuwene, Technical Sectors Director WVI, dalam keterangan resmi, Rabu (18/2).

Selain memberikan akses terhadap air bersih, WVI dan masyarakat juga membangun 26 toilet keluarga yang dilengkapi fasilitas cuci tangan untuk mendorong praktik gaya hidup bersih dan sehat. Misalnya, mandi rutin, cuci tangan pakai sabun, dan menggunakan air matang untuk minum.

Ketersediaan air di dekat rumah juga mengurangi waktu dan tenaga untuk mengambil air sehingga membuka peluang ekonomi baru, seperti kebun sayur keluarga. Praktik higienis ini penting untuk menjembatani kesenjangan antara akses layak dan air aman secara kualitas dan berkelanjutan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...