Gunakan Masker, Polusi Udara Tangsel dan Surabaya Terburuk di Indonesia Pagi Ini

Ajeng Dwita Ayuningtyas
10 April 2026, 08:18
Pengendara melintas di ruas Tol Serpong BSD dengan kabut polusi udara di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/5/2024). Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kualitas udara
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/tom.
Pengendara melintas di ruas Tol Serpong BSD dengan kabut polusi udara di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/5/2024). Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kualitas udara Provinsi Banten pada, Senin (13/5) sore terburuk di Indonesia dengan indeks kualitas udara tercatat 111 disusul Jawa Barat 94 dan Jawa Timur 84.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Polusi udara Tangerang Selatan tercatat menjadi yang paling buruk di Indonesia pagi ini. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.15 WIB, poin AQI Tangerang Selatan mencapai 189 atau tergolong kualitas udara tidak sehat. Kualitas udara Surabaya juga berada di level serupa, dengan poin AQI 153.

Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan. 

“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir, dikutip pada Jumat (10/4). 

IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.

Berikut daftar lima kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:

  1. Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 189 atau dalam kategori tidak sehat
  2. Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 153 atau dalam kategori tidak sehat
  3. Bekasi, Jawa Barat, dengan poin AQI 106 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
  4. Badung, Bali, dengan poin AQI 88 atau dalam kategori sedang
  5. Semarang, Jawa Tengah, dengan poin AQI 84 atau dalam kategori sedang

Sementara itu, Kota Medan di Sumatera Utara memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 33. Dengan poin AQI tersebut, kualitas udara Medan tergolong baik. Kemudian disusul Kota Pontianak di Kalimantan Barat dengan poin AQI 60, namun masuk kategori sedang.

Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan. "Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir.

Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki poin AQI 5, tepatnya di Almaty, Kazakhstan. Kemudian disusul San Fransisko di Amerika Serikat dengan poin 8 dan Melbourne di Australia dengan poin AQI 11. Kualitas udara ketiganya tergolong baik.

Berbanding terbalik dengan keadaan tersebut, kualitas udara di Delhi, India, tergolong tidak sehat dan menjadi yang terburuk di dunia pagi ini. Berikut daftarnya: 

  1. Delhi, India, dengan poin AQI 179 atau dalam kategori tidak sehat
  2. Chiang Mai, Thailand, dengan poin AQI 177 atau dalam kategori tidak sehat
  3. Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 176 atau dalam kategori tidak sehat
  4. Riyadh, Arab Saudi, dengan poin AQI 160 atau dalam kategori tidak sehat
  5. Hanoi, Vietnam, dengan poin AQI 153 atau dalam kategori tidak sehat

Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah. 

Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.

Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o. 

Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500. 

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.  Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...