Aceh Tengah dan Palangka Raya Catat Kualitas Udara Terburuk Pagi Ini

Ajeng Dwita Ayuningtyas
5 November 2026, 08:39
Pesawat komersial bersiap melakukan penerbangan ditengah polusi asap di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (28/7/2026).
ANTARA FOTO/Auliya Rahman/agr
Pesawat komersial bersiap melakukan penerbangan ditengah polusi asap di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (28/7/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kabupaten Aceh Tengah di Aceh dan Kota Palangka Raya di Kalimantan Tengah dikepung polusi udara kategori berbahaya pagi ini, Kamis (5/11). Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) keduanya melebihi 300.

Menurut KLH, kualitas udara berbahaya dapat merugikan kesehatan serius pada populasi dan membutuhkan penanganan cepat. Oleh karenanya, KLH menganjurkan setiap orang untuk menghindari aktivitas luar ruangan.

"Kelompok sensitif tetap berada di dalam ruangan dan hanya melakukan sedikit aktivitas. Setiap orang menghindari semua aktivitas di luar ruangan," demikian keterangan KLH, dikutip pada Kamis (5/11).

Di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatra, polusi berbahaya ini bahkan bertahan selama berbulan-bulan akibat asap kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan pemantauan data KLH, kondisi tersebut membaik belakangan.

Berikut daftar singkat wilayah dengan kualitas udara terburuk pagi ini, Kamis (5/11):

  1. Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, nilai ISPU 763 dengan polutan utama PM10 (berbahaya)
  2. Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, nilai ISPU 687 dengan polutan utama PM10 (berbahaya)
  3. Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, nilai ISPU 182 dengan polutan utama PM2,5 (tidak sehat)
  4. Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, nilai ISPU 146 dengan polutan utama PM2,5 (tidak sehat)
  5. Jakarta Utara, DKI Jakarta, nilai ISPU 145 dengan polutan utama PM2,5 (tidak sehat)
  6. Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatra Selatan, nilai ISPU 144 dengan polutan utama PM2,5 (tidak sehat)
  7. Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, nilai ISPU 139 dengan polutan utama PM2,5 (tidak sehat)
  8. Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, nilai ISPU 138 dengan polutan utama PM2,5 (tidak sehat)
  9. Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, nilai ISPU 130 dengan polutan utama PM2,5 (tidak sehat)
  10. Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, nilai ISPU 118 dengan polutan utama PM2,5 (tidak sehat)

Sementara itu, wilayah dengan kualitas udara terpantau paling sehat pagi ini adalah Kota Medan di Sumatra Utara, dengan nilai ISPU hanya 9. Berikutnya, disusul Kabupaten Manokwari Selatan di Papua Barat dengan nilai ISPU 10 dan Kota Pangkalpinang di Kepulauan Bangka Belitung dengan nilai ISPU 11.

Nilai ISPU tergolong "baik" berada dalam rentang 0-50. Artinya, tidak memberi efek negatif bagi kesehatan dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan di luar ruangan.

Nilai ISPU "sedang" berada pada rentang 51-100, menjadi tanda agar kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita penyakit jantung dan paru untuk berhati-hati beraktivitas di luar ruangan.

Sementara itu, nilai ISPU untuk level "tidak sehat" berada dalam rentang 101-200. Di tingkat ini, semua orang diminta waspada dan mengurangi aktivitas fisik terlalu lama di luar ruangan. Nilai ISPU akan mencapai level "sangat tidak sehat" pada rentang 201-300. 

Kualitas udara menjadi tergolong berbahaya ketika nilai ISPU-nya lebih dari 300. Pada level ini, semua orang diminta untuk menghindari aktivitas di luar ruangan. Tingkat kualitas udara berbahaya dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius dan membutuhkan penanganan yang cepat.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...