Berdikari Pondasi Perkasa Raih Kontrak Baru Rp 48,7 Miliar untuk Fasilitas PLTB

Image title
25 Februari 2025, 12:37
Foto udara area Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (25/3/2022).
KESDM
Foto udara area Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (25/3/2022).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Siemens Gamesa Renewable Energy kembali mempercayai PT Berdikari Pondasi Perkasa (BDKR) untuk melakukan pemeliharaan fasilitas pembangkit listrik tenaga angin atau bayu (PLTB) di Sulawesi Selatan. BDKR dipercaya untuk menyediakan crane super heavy lift dengan nilai kontrak sebesar Rp 48,7 miliar untuk memelihara 16 tower PLTB.

 Chief Operational Officer BDKR, Tan Fransiscus, mengatakan kontrak ini menjadi salah satu langkah untuk perusahaan mendukung transisi energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Proyek ini diharapkan dapat selesai dalam 16 bulan ke depan dan menjadi bagian dari upaya BDKR dalam memperluas portofolio proyek energi terbarukan di Indonesia.

 “Sebagai perusahaan konstruksi yang berpengalaman dalam pondasi dan pengangkatan berat (heavy lifting), BDKR berkomitmen untuk menyediakan solusi infrastruktur yang handal dan berkelanjutan guna memastikan efisiensi dan keberlanjutan operasional proyek energi terbarukan di tanah air,” ujar Tan dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (25/2).

Tan mengatakan proyek ini juga merupakan dukungan perusahaan terhadap pelaksanaan environmental, social and governance (ESG). Komitmen perusahaan terhadap prinsip-prinsip ESG menjadi pendorong utama dalam pengambilan keputusan bisnis.

 “Melalui proyek ini, BDKR berkontribusi secara langsung dalam mendukung target bauran energi hijau pemerintah dengan meningkatkan keandalan fasilitas pembangkit listrik tenaga angin (PLTB),” ujarnya.

 Selain itu, proyek ini juga diharapkan mampu  mengurangi emisi karbon melalui optimalisasi pemanfaatan energi terbarukan.

 “Kami mengedepankan standar keselamatan dan keberlanjutan dalam setiap tahapan operasional proyek, termasuk penggunaan teknologi crane yang efisien dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Djati Waluyo

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...