Coal India Buka Tender 3 GW Tenaga Surya dan 2 GW Tenaga Angin
Grup pertambangan milik negara India, Coal India, telah membuka tender untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya sebesar 3 gigawatt (GW) dan tenaga angin sebesar 2 GW.
Menurut laporan Reuters, langkah ini menjadi upaya paling signifikan perusahaan dalam mendiversifikasi sumber pendapatan di tengah penurunan produksi tahun ini akibat lemahnya permintaan.
Saat ini, Coal India baru memiliki kapasitas terpasang untuk tenaga surya sekitar 0,2 GW, dengan rencana meningkatkannya menjadi 3 GW pada 2028 dan 9,5 GW pada 2030.
Produksi Coal India menyumbang sekitar tiga perempat produksi batu bara nasional, namun kontribusinya turun 3,5% selama lima bulan pertama pada tahun fiskal yang akan berakhir Maret 2026.
Berdasarkan laporan PV Magazine, untuk proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga surya, lokasi sementara mencakup negara bagian Andhra Pradesh, Karnataka, Madhya Pradesh, Rajasthan, dan Tamil Nadu.
Ruang lingkup pekerjaan mencakup eksekusi turnkey pembangunan pembangkit surya, termasuk pengadaan modul PV, pembelian lahan, serta sistem pendukung lainnya.
Di samping itu Coal India akan meluncurkan proses tender untuk memilih kontraktor EPC serta operasi dan pemeliharaan. Pembangkit listrik tersebut harus dirancang agar dapat terhubung dengan jaringan Inter-State Transmission System (ISTS) terdekat.
Para peminat dapat mengajukan kapasitas mulai dari 200 MW hingga 3.000 MW, sesuai kemampuan masing-masing. Setiap proyek diwajibkan mencapai faktor pemanfaatan kapasitas (CUF) minimum sebesar 25%.
