Penggunaan Kendaraan Listrik Meningkat, Permintaan Bensin di Cina Turun 9%

Image title
31 Oktober 2025, 10:22
Cina, kendaraan listrik, energi bersih
Vecteezy.com/Thanasak Wongsuk
Permintaan bensin di Cina turun signifikan sebesar 9% pada Oktober 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi sekitar 12,5 juta ton karena pengguna kendaraan listrik meningkat.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Permintaan bensin di Cina turun signifikan sebesar 9% pada Oktober 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi sekitar 12,5 juta ton. Berdasarkan laporan konsultan Sublime China Information (SCI), konsumsi harian rata-rata bahan bakar kendaraan bermotor pada bulan tersebut relatif stabil dibandingkan dengan September 2025.

Dilansir dari laporan Reuters, penurunan ini mencerminkan pergeseran besar dalam pola konsumsi energi di negara tersebut, seiring dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik (EV) dan hibrida. Tren ini menandai berakhirnya era panjang di mana Cina menjadi motor utama pertumbuhan permintaan minyak global.

Menurut unit riset perusahaan minyak nasional Sinopec, permintaan bensin di Cina telah mencapai puncaknya pada 2023 dan diperkirakan akan turun lebih dari 4% tahun ini dibandingkan 2024. 

Selama sembilan bulan pertama di 2025, kendaraan listrik dan hibrida sudah menyumbang hampir 50% dari total penjualan mobil baru di negara Xi Jinping.

Kementerian Transportasi Cina melaporkan, dari 63,5 juta perjalanan mobil selama libur panjang delapan hari pada awal Oktober, sekitar seperlima dilakukan dengan kendaraan listrik atau hibrida. 

Selain itu, penggunaan listrik harian di stasiun pengisian daya meningkat 45,73% selama masa liburan dibandingkan tahun lalu menandakan lonjakan signifikan aktivitas kendaraan listrik.

Pertumbuhan cepat adopsi EV didukung oleh ekspansi masif infrastruktur pengisian daya di seluruh negeri. Hingga akhir September, tercatat sekitar 18 juta titik pengisian daya di Cina, meningkat 54,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Selama puncak musim perjalanan, baik mengisi bahan bakar maupun mengisi daya membutuhkan waktu tunggu. Namun jika benar-benar perlu mengisi daya (kendaraan listrik), cukup keluar dari jalan tol dalam jarak 10 kilometer biasanya sudah ada stasiun pengisian, dan biayanya jauh lebih murah,” ujar Analis Energi, Jiang.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...