PSEL Palembang Mulai Beroperasi, Terima Lebih dari 70% Sampah Harian

Martha Ruth Thertina
1 September 2026, 17:38
Foto udara proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Keramasan, Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/YU
Foto udara proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Keramasan, Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Palembang, Sumatra Selatan, mulai beroperasi pada Selasa (1/9), ditandai dengan pengiriman sampah ke  fasilitas ini. Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan bahwa ini adalah proyek percontohan dan berstatus proyek strategis nasional (PSN).

"PSEL Palembang bukan sekadar fasilitas pengolahan sampah. Kehadirannya merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat," kata dia di Palembang, Selasa (1/9), seperti dikutip Antara.

Dinas Lingkungan Hidup Palembang memperkirakan sampah yang akan masuk ke PSEL mencapai 960 ton per hari yang berasal dari lebih dari 400 tempat penampungan sementara (TPS). 

Jumlah tersebut mendekati kapasitas maksimal pengolahan yaitu 1.000 ton sampah per hari. Fasilitas ini memiliki kapasitas pembangkit sekitar 20 megawatt, dengan potensi produksi listrik sebesar 17,7 megawatt.

Sebagai perbandingan, timbulan sampah Palembang diperkirakan mencapai sekitar 1.260 ton per hari. Ini artinya, lebih dari 70 persen timbulan sampah harian Palembang akan masuk ke PSEL. 

Sampah yang dikirim ke PSEL akan difermentasi selama sekitar lima hingga tujuh hari. Setelah itu, sampah menjalani tahapan pengolahan lanjutan sebelum memasuki proses pembakaran untuk menghasilkan energi listrik.

Menurut Ratu Dewa, pengoperasian PSEL menjadi tonggak bagi Kota Palembang dalam mengembangkan pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...