Fokus Investasi ESG, BNP Paribas AM Raih Katadata Green Initiative Awards 2025
BNP Paribas Asset Management berhasil meraih penghargaan bergengsi Katadata Green Initiative Awards (KGIA) 2025 usai menjadi salah satu pionir investasi berkelanjutan di Indonesia.
Penghargaan diserahkan dalam acara Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2025 yang digelar di The Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (10/9). SAFE merupakan forum strategis tahunan yang diselenggarakan sejak 2020 sebagai flagship event Katadata dalam mendorong transisi menuju ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
BNP Paribas Asset Management menandakan langkahnya sebagai pionir investasi berkelanjutan di Indonesia dengan meluncurkan BNP Paribas Cakra Syariah pada tahun 2016, reksadana offshore ESG pertama di tanah air.
Produk ESG lainnya BNP Paribas SRI-KEHATI diluncurkan tahun 2019 dan telah mengelola aset lebih dari Rp3 Triliun (per Juni 2025). Itu menjadikannya yang terbesar di kategori indeks berbasis ESG.
Selain itu, BNP Paribas AM secara aktif terlibat dalam inisiatif global seperti UN PRI dan Climate Action 100+, serta menghadirkan produk-produk investasi bertema ESG, SRI, dan filantropi.
Maya Kamdani, Presiden Direktur PT BNP Paribas Asset Management menyampaikan, penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan terhadap investasi berkelanjutan.
Menurutnya, investasi berbasis ESG bukan hanya tren sesaat, melainkan telah menjadi arah masa depan investasi.
“Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis bagi investor yang ingin menjadikan portofolionya sebagai bagian dari solusi atas tantangan lingkungan dan sosial,” ujarnya di acara Katadata SAFE 2025 di Jakarta, Rabu (10/9).
Katadata Green Initiatives Awards merupakan ajang tahunan yang digelar Katadata untuk mengapresiasi dan memfasilitasi aksi kolaboratif berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih berkelanjutan.
Penghargaan ini menitikberatkan pada peran dunia usaha dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, mendorong inovasi, serta penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab guna mendukung percepatan transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif.
