PT SMI Teken Dua Hibah untuk Perkuat Pembiayaan Hijau dan Transisi Energi
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menandatangani dua perjanjian hibah serta dua nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan mitra pembangunan internasional untuk memperkuat pembiayaan berkelanjutan dan mendukung transisi energi di Indonesia.
Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas inisiatif blended finance, memobilisasi modal swasta, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong pembangunan infrastruktur yang ramah iklim, inklusif, dan berkelanjutan.
Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan, kolaborasi tersebut diarahkan untuk membantu pencapaian target iklim nasional sekaligus memastikan transisi menuju ekonomi hijau berjalan adil.
“Dengan memanfaatkan keahlian dan sumber daya secara kolektif, kami berupaya mendukung pencapaian target iklim Indonesia sekaligus memastikan bahwa transisi menuju ekonomi hijau dapat berlangsung secara merata dan berkeadilan,” ujar Reynaldi dalam pernyataan resmi, Kamis (5/2).
Hibah dari Bank Pembangunan Jerman dan Prancis
Dalam kerja sama tersebut, PT SMI menandatangani dua perjanjian hibah. Pertama, Green Bond Development Facility bersama bank pembangunan Jerman, KfW Development Bank, yang ditujukan untuk mempercepat pengembangan pasar obligasi hijau dan obligasi berkelanjutan di Indonesia.
Fasilitas ini didukung Pemerintah Jerman dengan nilai hibah hingga 7,82 juta euro atau sekitar Rp 154 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat kapasitas teknis serta penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) bagi para penerbit obligasi, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi sektor swasta dalam investasi yang selaras dengan agenda iklim.
Perjanjian kedua berupa perpanjangan hibah dengan bank pembangunan Prancis, Agence Française de Développement (AFD), di bawah Program Bantuan Teknis. Perpanjangan ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan sisa dana hibah, mendukung kelanjutan Project Preparation Facility, serta memperkuat pelaksanaan kegiatan bantuan teknis.
“Perpanjangan perjanjian tersebut mencerminkan komitmen berkelanjutan PT SMI dan AFD dalam memperkuat ekosistem pembiayaan berkelanjutan di Indonesia serta mendorong pengembangan infrastruktur hijau dan inklusif,” katanya.
Memperluas Kemitraan Strategis
Selain hibah, PT SMI juga menandatangani dua MoU melalui platform SDG Indonesia One (SIO) dan Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform Manager untuk memperluas kemitraan strategis.
Kerja sama pertama dilakukan dengan Global Green Growth Institute (GGGI) yang berfokus pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.
MoU kedua dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) mencakup kolaborasi di bidang transisi energi, pengembangan proyek, pengelolaan limbah, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
