Tobe Zoo Jepang Gelar Resepsi Perjodohan Orangutan Kalimantan Jenifer dan Hayato
Dua Orangutan Kalimantan akan menjalani prosesi perjodohan di Jepang. Kebun Binatang Tobe bakal menggelar resepsi perkenalan orangutan kalimantan dari Taman Safari Indonesia bernama Jenifer dengan orangutan kalimantan jantan yang lahir di Jepang bernama Hayato pada Sabtu (6/6).
Melalui unggahan di Instagram, Kedutaan Besar RI di Tokyo menyampaikan, perjodohan dua orangutan kalimantan berusia 15 tahun itu adalah bagian dari program international collaborative breeding loan atau upaya konservasi satwa liar melalui pengembangbiakan bersama.
“Momen berharga ini turut mempererat persahabatan kedua negara melalui edukasi lingkungan, pemahaman keanekaragaman hayati, serta pendekatan budaya yang hangat,” tulis KBRI Tokyo, dikutip pada Jumat (5/6).
Pada 2024, Pemerintah Prefektur Ehime menandatangani perjanjian konservasi satwa liar dengan Indonesia dan meminjam Jenifer untuk tujuan pengembangbiakan. Jenifer diketahui sudah dirawat oleh Taman Safari Indonesia sejak Desember 2025.
Upacara perkenalan sekaligus perjodohan akan digelar pada 6 Juni pukul 10.00 waktu setempat, di Kebun Binatang Tobe, Prefektur Ehime, Jepang. Hajatan ini terbuka untuk umum, namun peserta harus mendaftarkan diri terlebih dulu.
Melansir laman Kebun Binatang Tobe, acara perkenalan tersebut akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni. Rencananya, akan ada persembahan dari pelukis binatang Yoshinari Ishimura hingga pertunjukan alat musik angklung, yang dipadukan dengan tari tradisional dari Asosiasi Persahabatan Ehime-Indonesia.
“Akan ada juga pameran panel yang memperkenalkan budaya Indonesia, sesi foto dimana Anda dapat mengenakan pakaian tradisional Indonesia, dan acara mencicipi makanan Indonesia,” demikian tertulis dalam laman tersebut.
Pada Minggu, 7 Juni, akan ada toko pop-up milik model, aktris, dan ilustrator Akisa Yagi yang banyak menampilkan karya bertema Jenifer dan Hayato. Toko akan menyajikan koleksi kaos, topi, stiker, gantungan kunci, hingga totebag.
Pengembangbiakan bersama Jenifer dan Hayato dilaporkan banyak mendapatkan dukungan berupa donasi. Melansir The Mainichi, hanya dalam waktu 27 hari, penggalangan dana untuk perjodohan ini telah melampaui target awal sekitar US$62.900 atau .
Pengembangbiakan bersama Jenifer dan Hayato dilaporkan banyak mendapatkan dukungan berupa donasi. Melansir The Mainichi, hanya dalam waktu 27 hari (16 April hingga 21 Mei), penggalangan dana berhasil mengumpulkan US$78.900 atau setara Rp 1,4 miliar dari 629 donatur.
Selain itu, Kebun Binatang juga memeroleh US$940 sebagai imbalan atas hadiah berupa karya seni tiga dimensi yang menampilkan Jenifer atau berasal dari pengalaman satu hari merawat orangutan.
Capaian donasi ini melampaui target awal yang sebesar 10 juta yen atau US$62.900, setara Rp1,13 miliar. Kebun Binatang Tobe kemudian memperbarui targetnya menjadi 25 juta yen, sekitar US$157.000 atau kurang lebih setara Rp2,8 miliar.
Hasil donasi yang terkumpul akan dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan pengembangbiakan Jenifer dan Hayato, seperti membeli alat analisis hormon, kamera pengawas 24 jam, ayunan untuk menghilangkan stres, maupun alat diagnostik ultrasonik.
