Kualitas Udara Sintang dan Kubu Raya Terburuk Pagi Ini, Level Sangat Tidak Sehat

Ajeng Dwita Ayuningtyas
20 Agustus 2026, 08:18
udara, sintang, kubu raya
Kementerian Perhubungan
Bandara Tebelian yang terletak di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikulat PM2,5 di Sintang dan Kubu Raya di Kalimantan Barat, mencapai level sangat tidak sehat pagi ini. Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pukul 05.00 WIB, konsentrasi PM2,5 di wilayah-wilayah tersebut melampaui 150,0µg/m³.

Dengan ukuran yang lebih kecil dari diameter rambut manusia, PM2,5 bisa masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan masalah kesehatan. Kelompok yang paling rentan terdampak, di antaranya adalah anak-anak, lansia, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung. 

“PM2,5 dapat masuk lebih dalam ke paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan,” demikian dikutip dari laman resmi BMKG, pada Kamis (20/8).

PM2,5 merupakan partikel halus yang banyak dihasilkan dari aktivitas pembakaran, seperti emisi kendaraan bermotor, kegiatan industri, pembangkit energi, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Adapun saat ini, Kalimantan Barat tengah berjibaku menghadapi karhutla. Menurut data SiPongi Kementerian Kehutanan, sepanjang Januari-Juli 2026, luas karhutla di provinsi tersebut telah mencapai 38,3 ribu hektare. Angka tersebut bahkan melampaui total luas karhutla Kalimantan Barat sepanjang 2025 yaitu 26.702 hektare.

Selain Sintang dan Kubu Raya, konsentrasi PM2,5 di wilayah lainnya tercatat berada di level tidak sehat maupun sedang. Berikut daftarnya: 

  1. Sintang, Kalimantan Barat, dengan konsentrasi partikel halus 212,1µg/m³ atau berada di level sangat tidak sehat,
  2. Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan konsentrasi partikel halus 177µg/m³ atau berada di level sangat tidak sehat,
  3. Mempawah, Kalimantan Barat, dengan konsentrasi partikel halus 56,5µg/m³ atau berada di level tidak sehat,
  4. Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan konsentrasi partikel halus 52,9µg/m³ atau berada di level sedang,
  5. Medan, Sumatra Utara, dengan konsentrasi partikel halus 48,5µg/m³ atau berada di level sedang.

Sementara itu, kualitas udara yang baik terpantau berada di Kototabang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat dengan konsentrasi PM2,5 hanya 1,8µg/m³. Pekanbaru di Riau juga berada di level yang sama dengan konsentrasi PM2,5 hanya 10,5µg/m³.

Kategori kualitas udara baik memiliki konsentrasi PM2,5 dalam rentang 0-15,5µg/m³. Sementara, kualitas udara sedang berada di rentang 15,6-55,4µg/m³; kualitas udara tidak sehat berada di rentang 55,5-150,4µg/m³; kualitas udara sangat tidak sehat berada di rentang 150,5-250,4µg/m³; serta kualitas udara berbahaya berada di rentang lebih dari 250,4µg/m³.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...