Emisi Karbon Kebakaran Hutan RI Terbesar di Dunia, Tiga Kali Lipat Brasil

Ajeng Dwita Ayuningtyas
21 Oktober 2026, 15:28
Persebaran asap kebakaran hutan dan lahan Indonesia menurut analisis Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS).
Fire Emission Watch / Copernicus Dashboard
Persebaran asap kebakaran hutan dan lahan Indonesia menurut analisis Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indonesia menjadi negara penghasil emisi karbon (C) kebakaran hutan dan lahan terbesar di dunia pada tahun ini, dengan emisi harian Oktober sebagai yang tertinggi.

Data layanan pengamatan atmosfer Uni Eropa Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS) menunjukkan, kebakaran hutan dan lahan di Indonesia diestimasi melepaskan sekitar 2.651 kiloton (kt) karbon per hari pada periode 1-20 Oktober 2026.

Angka emisi harian ini lebih dari tiga kali lipat Brasil dan puluhan kali lipat negara-negara Afrika yang juga langganan kebakaran hutan dan lahan.

Sebagai gambaran, emisi 2.651 kiloton karbon atau sekitar 9,7 juta ton CO2 dalam sehari itu sebanding dengan emisi sektor transportasi Indonesia selama sekitar 21 hari. Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), emisi sektor transportasi Indonesia mencapai 165,8 juta ton CO2e sepanjang 2023.

Berdasarkan data CAMS, berikut daftar 10 negara dengan emisi harian kebakaran hutan dan lahan terbesar di dunia untuk periode 1-20 Oktober 2026: 

  1. Indonesia: 2.651 kiloton emisi karbon/hari
  2. Brasil: 802 kiloton emisi karbon/hari
  3. Australia: 369 kiloton emisi karbon/hari
  4. Papua Nugini: 159 kiloton emisi karbon/hari
  5. Rusia: 112 kiloton emisi karbon/hari
  6. Zambia: 102 kiloton emisi karbon/hari
  7. Angola: 97 kiloton emisi karbon/hari
  8. Mongolia: 94 kiloton emisi karbon/hari
  9. Mozambik: 86 kiloton emisi karbon/hari
  10. Tanzania:  84 kiloton emisi karbon/hari

Secara total, emisi yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sepanjang tahun ini, 1 Januari hingga 20 Oktober, telah melampaui emisi karbon pada periode yang sama dalam 11 tahun terakhir atau sejak 2016. 

Emisi karbon yang telah dilepaskan mencapai 178,22 megaton (Mt) karbon atau setara 653,5 juta ton CO2. Ini hampir empat kali lipat emisi sektor transportasi Indonesia sepanjang 2023, yang tercatat sebesar 165,8 juta ton CO2e menurut Bappenas.

Tingginya emisi di Indonesia membuat Asia tercatat sebagai benua penghasil emisi kebakaran hutan dan lahan terbesar di dunia tahun ini, melampaui Afrika dan Amerika Utara.

Dalam unggahan Instagram resminya, Copernicus menjelaskan emisi yang dihasilkan kebakaran hutan dan lahan Indonesia sebagai salah satu yang tertinggi dalam 24 tahun terakhir atau sejak awal tahun 2000-an, dengan sumber terbesarnya adalah kebakaran lahan pertanian dan gambut.

"Lahan pertanian dan gambut telah melepaskan asap dengan kuantitas besar yang memengaruhi kualitas udara di seluruh wilayah Indonesia dan negara tetangga Malaysia dan Singapura," demikian tertulis, dikutip Rabu (21/10).  

Totak Emisi Karbon Kebakaran Hutan RI
Total Emisi Karbon RI dari Kebakaran Hutan (Fire Emission Watch)
Total Emisi Karbon Asia dari Kebakaran Hutan
Total Emisi Karbon Asia dari Kebakaran Hutan (Fire Emission Watch / Copernicus Dashboard)
 
 
 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...