Mencermati Contoh Ekonomi Mikro dalam Kehidupan Sehari-hari

Ghina Aulia
4 September 2023, 09:15
contoh ekonomi mikro
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.
Ilustrasi, calon pembeli memilih daging sapi yang dijual di pasar swalayan, Jakarta, Selasa (21/3/2023). Memasuki bulan Ramadhan, pengusaha ritel memberikan promosi berupa potongan harga sekitar Rp5 ribu hingga Rp20 ribu lebih murah dibandingkan harga di pasaran untuk menarik konsumen berbelanja.

Ekonomi mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang kegiatan berskala kecil. Seperti kegiatan jual beli di pasar, investasi pribadi, dan lain-lain.

Lebih lanjut, ekonomi mikro membahas tentang bagaimana keputusan konsumen terbentuk. Termasuk faktor dan preferensi lain yang mempengaruhinya.

David Ricardo pada bukunya yang berjudul Teori Pertumbuhan Klasik (2008) mendefinisikan ekonomi mikro sebagai kondisi para pelaku kegiatan ekonomi yang sudah mempunyai informasi mengenai latar belakang sebuah pasar. Maka dari itu, disebutkan juga bahwa keadaan ekonomi mikro secara langsung menentukan harga di pasar ekonomi global.

Kali ini, Katadata.co.id akan membahas tentang contoh ekonomi mikro dan penjelasannya. Berikut pembahasan selengkapnya.

Contoh Ekonomi Mikro

Berikut sejumlah contoh ekonomi mikro:

1. Elastisitas Harga Permintaan

Contoh ekonomi mikro yang pertama adalah elastisitas harga permintaan, yaitu tentang bagaimana konsumen bereaksi terhadap perubahan harga barang dan jasa. Diketahui bahwa poin ini dapat menjadi indikator seberapa sensitif kuantitas yang diminta dari suatu produk yang dihasilkan produsen.

2. Pilihan Konsumen

Contoh ekonomi mikro berikutnya adalah pilihan konsumen. Hal ini mengacu pada keputusan konsumen ketika memilih produk yang ingin dibeli. Tentu berkaitan dengan preferensi selera mau pun harga. Patut diketahui bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pilihan konsumen dipengaruhi oleh preferensi, yaitu selera pribadi ketika memilih produk. Kemudian juga ada maksimalisasi utilitas yang dapat berlaku apabila calon pembeli ingin memaksimalkan tingkat kepuasan dan penggunaan barang atau jasa.

3. Penawaran dan Permintaan

Contoh ekonomi mikro berikutnya adalah penawaran dan permintaan. Diketahui bahwa dua aspek ini berpengaruh penting terhadap perkembangan pasar, baik untuk penjual dan pembeli.

Terdapat interaksi antara penjual dan pembeli. Melalui penawaran dan permintaan, akan tercipta harga yang disepakati pasar.

4. Struktur Pasar

Struktur pasar merupakan contoh ekonomi mikro yang menggolongkan pasar ke dalam beberapa bagian. Di antaranya yaitu persaingan sempurna dan tidak sempurna. Kemudian terbagi lagi menjadi pasar monopoli, monopolistik, oligopoli, monopsoni, dan oligopsoni.

Sementara pasar persaingan sempurna memiliki konsep yang lebih sederhana. Terdapat pembeli dan penjual. Sementara harga relatif stabil dengan penaikan serta penurunan yang tidak drastis. Misalnya pasar beras, sayur, dan bursa efek.

5. Keputusan Produksi

Contoh ekonomi mikro berikutnya adalah bagaimana perusahaan melakukan analisis untuk menentukan produksi. Termasuk kuantitas, jenis, jumlah pekerja, hingga harga yang ditetapkan.

Contoh sederhana adalah produksi makanan. Penjual harus mempertimbangknnya dari segi harga bahan baku, upah karyawan, jenis produk, permintaan konsumen, dan harga jual akhir.

6. Pasar Tenaga Kerja

Contoh ekonomi kali ini berkaitan dengan poin sebelumnya. Pasar tenaga kerja mengacu pada penentuan upah, penawaran dan permintaan tenaga kerja itu sendiri. Termasuk Undang-undang yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, faktor lain yang patut dipertimbangkan adalah upah dan kompensasi. Singkatnya, dua hal tersebut merupakan imbalan finansial yang diberikan pemberi pekerjaan kepada karyawan. Selain gaji pokok, juga terdapat asuransi kesehatan, bonus, dan jaminan pensiun.

Contoh Ekonomi Mikro di Kehidupan Sehari-hari

1. Kebutuhan Hari Raya

Bentuk ekonomi mikro di kehidupan sehari-hari salah satunya adalah kebutuhan hari raya. Permintaan konsumen terhadap daging sapi, beras, daging ayam, dan bahan pokok lainnya cenderung meningkat.

2. Investasi

Contoh ekonomi mikro selanjutnya yaitu investasi atau kegiatan menanam modal yang dapat mempengaruhi pengeluaran secara keseluruhan. Misalnya dengan membeli emas untuk disimpan sebagai tabungan.

Perbedaan Ekonomi Makro dan Mikro

Berikut perbedaan ekonomi makro dan mikro:

1. Cakupan

Perbedaan ekonomi makro dan mikro yang paling mendasar adalah cakupannya. Sesuai dengan namanya, makro mengacu pada hal yang lebih luas dan besar. Sebagaimana yang dijelaskan di atas, ekonomi makro membahas banyak hal yang mempengaruhi perekonomian suatu negara secara menyeluruh.

Sementara mikro membahas tentang skala ekonomi yang lebih kecil. Misalnya perusahaan, perusahaan rumah tangga, dan pasar. Demikian juga dengan kajian ilmunya cenderung menelusuri yang berkaitan dengan komponen tersebut.

2. Variabel

Ekonomi makro mencakup beberapa variabel. Di antaranya yaitu Produk Domestik Bruto (PDB), tingkat inflasi, tingkat pengangguran, dan tingkat harga secara menyeluruh.

Variabel ekonomi mikro cenderung mengkaji tentang instrumen yang skalanya lebih kecil dan individual. Misalnya biaya produksi tingkat penawaran dan permintaan, preferensi konsumen, kebutuhan konsumen, dan keuntungan perusahaan.

3. Fokus

Ekonomi makro berfokus pada isu ekonomi yang fokusnya luas. Misalnya stabilitas ekonomi suatu negara. Termasuk kajian tentang tingkat pengangguran, inflasi, dan lain sebagainya.

Sedangkan ekonomi mikro berfokus pada tindakan yang diambil oleh pelaku ekonomi individu atau kelompok skala menengah. Selain itu, ekonomi mikro juga berkaitan dengan perilaku konsumen.

4. Kebijakan

Kebijakan yang meliputi ekonomi makro dikeluarkan oleh pemerintah secara langsung untuk mencapai stabilitas di tingkat tertentu. Misalnya kebijakan fiskal dan moneter.

Di samping itu, ekonomi mikro menunjang penetapan kebijakan yang berkait dengan industri dan pasar. Contohnya yaitu Undang-Undang Ketenagakerjaan.

5. Hubungan

Hal ini mengacu pada variabel ekonomi yang saling berkaitan dan sama-sama menunjang pertumbuhan ekonomi. Contohnya tingkat suku bunga yang berdampak pada nilai investasi, konsumsi, serta stabilitas perekonomian.

Sedangkan dalam mikro ekonomi mengacu pada interaksi pasar. Misalnya memastikan perubahan pasar yang menjadi dampak terjadinya suatu hal.

Itulah penjelasan tentang contoh ekonomi mikro beserta pembahasan lengkapnya. Anda juga dapat mengidentifikasi lebih lanjut melalui perbedaannya dengan ekonomi makro.

Editor: Agung

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...