Tito Karnavian Minta Kapolri Baru Lanjutkan Pengusutan Kasus Novel

Selain kasus Novel Baswedan, Tito juga meminta Idham melaksanakan reformasi internal di Kepolisian.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
30 Oktober 2019, 22:20
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berharap calon Kapolri Idham Azis dapat menyelesaikan kasus Novel Baswedan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta calon tungal Kapolri, Komjen (Pol) Idham Azis, dapat menyelesaikan berbagai tugas yang belum diselesaikannya di Korps Bhayangkara. Salah satu tugasnya, yakni mengusut kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Silahkan kasus Novel juga (dituntaskan). Karena ini mekanismenya sudah ada. Sistemnya sudah ada," kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/10).

Selain itu, Tito meminta Idham melaksanakan reformasi internal Kepolisian. Tito berharap Idham bisa menyelesaikan tugas lebih baik ketimbang saat dirinya menjadi Kapolri.

"Berusaha lebih baik lagi daripada saya," kata Tito.

(Baca: Cegah Lobi, Calon Kapolri Idham Azis Janji Tak Temui Anggota di Rumah)

Lebih lanjut Tito mengaku dirinya tak ikut campur dengan pemilihan Idham sebagai calon Kapolri. Menurut Tito, pemilihan Idham sebagai calon Kapolri merupakan hak prerogatif dari Presiden Joko Widodo.

"Apapun juga pilihan Bapak Presiden yang mengajukan, silakan," kata Tito.

Idham pun telah menjalani uji kelaikan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR pada hari ini, Rabu (30/10). Dari fit and proper test tersebut, Komisi III DPR secara aklamasi menyetujui Idham sebagai Kapolri.

Keputusan Komisi III DPR ini akan disampaikan kepada pimpinan DPR. Setelah itu, DPR akan melantik Idham sebagai Kapolri dalam Rapat Paripurna yang digelar Kamis (31/10).

(Baca: Komisi III DPR Sebut Uji Kelayakan Calon Kapolri Sekadar Formalitas)

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Video Pilihan

Artikel Terkait