DPRD Tetap Gelar Pemilihan Wagub DKI Awal April Meski Pandemi Corona

DPRD akan melaksanakan pemilihan Wagub DKI Jakarta pada 6 April 2020 dengan durasi dua jam. Padahal pemerintah meminta social distancing demi cegah corona.
Image title
26 Maret 2020, 16:22
jakarta virus corona
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Ilustrasi, rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Jakarta, Selasa (30/11/2017). DPRD DKI Jakarta bakal menggelar pemilihan Wakil Gubernur ibu kota negara pada awal April 2020 meski ada pandemi virus corona.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta bakal melaksanakan pemilihan Wakil Gubernur pada 6 April 2020. Hal itu sesuai imbauan Gubernur DKI Jakarta untuk bekerja di rumah hingga 5 April 2020 untuk mencegah virus corona.

Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI Jakarta Farazandi Fidiansyah mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama melalui rapat Badan Musyawarah yang mempunyai legitimasi kuat.

Di sisi lain, Faranzandi mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus segera memiliki pendamping untuk mengurus ibu kota terutama untuk menangani Covid-19. 

Pihaknya juga telah mempertimbangkan kondisi terkini penyebaran Covid-19 di ibu kota. Oleh karena itu, skema pemilihan Wakil Gubernur akan diubah dengan maksimal waktu penghitungan suara dan pemilihan selama dua jam.

Advertisement

Sedangkan pemapaparan visi, misi dan program kerja akan dilakukan secara virtual."Jadi kami harus sederhanakan kembali rangkaian tersebut yang awalnya berjam-jam, maksimal dua jam. Kemungkinan ada yang kami pecah, terutama visi misi dan tanya jawab akan kami selenggarakan mungkin dengan bantuan teknologi," kata Farazandi pada Kamis (26/3).

(Baca: Anies Sebut 50 Orang Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Virus Corona)

Kendati demikian, seluruh pelaksanaan rapat paripurna pemilihan Wagub DKI Jakarta tetap sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Tak hanya itu, seluruh anggota dewan yang hadir diwajibkan melakukan tes medis terlebih dahulu untuk mengurangi risiko penularan virus corona.

"Panlih punya kewajiban untuk memastikan dan menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran paripurna pemilihan Wakil Gubernur nanti," kata dia.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta akan memilih wakil gubernur DKI Jakarta pada 23 Maret lalu. Namun, rencana tersebut terpaksa diundur lantaran penyebaran virus corona semakin masif di Tanah Air.

Adapun dua calon wakil gubernur atau cawagub Jakarta yaitu Nurmansyah Lubis dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra. Keduanya bersaing menjadi pendamping Anies yang ditinggal Sandiaga Uno sejak Agustus 2018.

Sandiaga melepaskan posisi Wagub DKI Jakarta untuk maju menjadi Calon Wakil Presiden 2019-2024, mendampingi Prabowo Subianto.

Di sisi lain, jumlah pasien yang terinfeksi virus corona (Covid-19) hingga 25 Maret 2020  mencapai 790 orang dengan 701 pasien dirawat, 58 meninggal, dan 31 sembuh. 

Penyebaran Covid-19 di tingkat global telah merambah hingga 194 negara. Seiring dengan bertambahnya kasus, banyak negara yang menerapkan karantina penuh dan pembatasan fisik. Sebagai contoh Malaysia yang menambah jangka waktu karantina penuh selama 14 hari.

(Baca: Pangdam Jaya Sebut Kasus Positif Corona di Jakarta Bisa 8.000 Orang)

Reporter: Tri Kurnia Yunianto
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait