Wisma Atlet di Kemayoran Disiapkan Tampung 22.200 Pasien Corona

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan terdapat 2.300 kamar di Wisma Atlet yang siap digunakan menangani pasien virus corona mulai pekan depan.
Dimas Jarot Bayu
21 Maret 2020, 13:08
virus corona
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman di Istana Kepresidenan, Jakarta (21/10/2019). Fadjroel menyatakan Wisma Atlet Kemayoran bisa menampung 22.200 pasien virus corona.

Pemerintah menyatakan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta bakal dijadikan rumah sakit darurat penanganan virus corona. Gedung dengan 10 menara tersebut bisa menampung hingga 22.200 pasien.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan pemerintah terus mempersiapkan Wisma Atlet agar bisa segera digunakan sebagai rumah sakit. "Senin (21/3) besok sudah bisa dipakai 2.400 kamar," kata Fadjroel dalam wawancara di radio MNC Trijaya, Sabtu (21/3).

Selain Wisma Atlet, pemerintah menyiapkan Pulau Sebaru di Kepulauan Seribu, Jakarta untuk lokasi isolasi penderita corona. Pemerintah juga merenovasi fasilitas kesehatan di Pulau Galang, Kepulauan Riau untuk penanganan virus tersebut yang ditargetkan bisa digunakan mulai akhir Maret atau awal April 2020. 

(Baca: Jubir Presiden Sebut Para Menteri Negatif Corona Kecuali Budi Karya)

Lebih lanjut, Fadjroel menyebut pemerintah sedang menyiapkan alat-alat kesehatan yang akan digunakan oleh dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya. Bahkan, Menteri BUMN Erick Thohir sedang menyiapkan 3 juta masker yang bakal didistribusikan pada akhir Maret 2020.

"Pemerintah berupaya menyediakan sekarang seperti masker, APD, ventilator mekanik, segala macam itu. Sekarang sedang diupayakan Pak Menteri BUMN," kata dia.

Hingga Jumat (21/3) terdapat 369 kasus positif virus corona, bertambah 60 kasus dalam sehari. Dari jumlah tersebut, ada 32 pasien dinyatakan meninggal.

Selain itu, pemerintah mencatat ada tambahan satu pasien yang dinyatakan sembuh dari corona kemarin. "Maka, jumlah total pasien yang sembuh menjadi 17 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto di Gedung Badan nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta.

(Baca: Kontak dengan Pasien Positif, 700 Ribu Warga RI Terancam Kena Corona)

Advertisement
Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait