Bioskop CGV di Jakarta Tutup Sementara Mulai Senin Pekan Depan

Perusahaan berkode emiten BLTZ itu menutup sementara bioskop di seluruh Jakarta dalam upaya mencegah penularan virus corona.
Image title
21 Maret 2020, 11:16
virus corona
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi, film board di CGV Mall FX, Jakarta Pusat (25/7). PT Graha Layar Prima mengumumkan penutupan sementara bioskop CVG mulai Senin (23/5) hingga dua pekan ke depan karena pandemi virus corona.

PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mengumumkan penutupan sementara operasional bioskop CGV di wilayah DKI Jakarta mulai Senin (23/3) hingga dua pekan ke depan. Langkah itu sebagai upaya mengurangi penyebaran virus corona.

Direktur CGV, Dian Sunardi Munaf mengatakan penutupan sementara itu sejalan dengan instruksi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Surat Edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta No 60/SE/2020 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Operasional Industri Pariwisata Dalam Upaya Kewaspadaan Terhadap Penularan Infeksi Covid-19.

Selain itu, pihaknya ingin mencegah dan mengendalikan resiko penularan virus COVID-19 terhadap masyarakat serta para staf CGV. "Memastikan keamanan kesehatan dan kenyamanan para penonton merupakan prioritas kami.

Perusahaan berkode emiten BLTZ itu pun bakal terus memonitor situasi terkini tentang perkembangan Covid-19 di Indonesia. Selain itu, pihaknya bakal terus memantau instruksi pemerintah untuk beroperasi kembali hingga situasi aman dan kondusif.

Advertisement

(Baca: Anies Kembali Batasi Jam Operasional Transjakarta dan MRT)

Di sisi lain, CGV telah mengambil sejumlah langkah preventif penyebaran virus Corona, diantaranya menyemprotkan cairan disinfektan di dalam auditorium maupun lobi bioskop. Selain itu, memastikan semua staf mengenakan alat pelindung diri seperti masker dan double rubber gloves, dan memeriksa semua pengunjung dengan mengukur suhu badan dan menyediakan hand sanitizer di semua area publik di bioskop.

Perusahaan juga secara rutin membersihkan area-area yang digunakan oleh pengunjung seperti bangku, pegangan pintu, dan lainnya, serta meningkatkan standar kebersihan, kesehatan, dan mengedukasi staf tentang pencegahan penyebaran Covid-19.

Di sisi lain, sejumlah pemerintah kota dan kabupaten selain DKI Jakarta pun telah memberi instruksi dan himbauan untuk menghentikan sementara kegiatan operasional bioskop. Perusahaan telah dan akan mematuhi semua instruksi pemerintah terkait penutupan sementara maupun penghentian kegiatan operasional guna mencegah penyebaran Covid-19.

"CGV akan terus memonitor perkembangan dan informasi terkini tentang virus Corona dan akan mengikuti prosedur pencegahan sesuai instruksi dari pemerintah kota, provinsi dan berkoordinasi dengan pihak pengelola pusat perbelanjaan tempat CGV berada,” ujar Dian.

Perusahaan pun mengimbau pelanggan untuk mencari informasi terkini tentang operational CGV melalui media sosial dan website CGV. Bagi yang membutuhkan pengembalian dana tiket yang sudah dibeli melalui transaksi online di website atau mobile apps CGV, dapat menghubungi call center CGV.

Sedangkan proses pengembalian tiket melalui transaksi online di mitra CGV seperti Traveloka, Bookmyshow, dan TIX ID, akan diproses langsung oleh masing–masing mitra. Hingga kini, BLTZ telah memiliki 68 bioskop dengan 396 layar yang tersebar di 35 kota dan 16 propinsi di seluruh Indonesia.

(Baca: DKI Jakarta Berstatus Darurat Corona, Anies Minta Kantor Tutup 14 Hari)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait