Anies: Pemprov DKI Jakarta Pantau 136 Orang Terindikasi Virus Corona

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga membentuk tim cepat tanggap untuk mencegah penyebaran virus corona di ibu kota.
Image title
2 Maret 2020, 17:39
jakarta, virus corona, Anies Baswedan
Ilustrasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada acara Seminar Nasional BPD Se-Indonesia di Jakarta, Sabtu (22/2/2020). Anies menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memantau 136 orang terindikasi virus corona.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memantau 136 orang yang terindikasi virus corona atau Covid-19. Dari seluruh kasus tersebut, sebanyak 115 orang dinyatakan sehat dan 21 orang lainnya dalam tahap pemantauan.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan pihaknya akan berupaya terbaik bagi masyarakat untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut. Pemprov DKI juga akan memberikan data-data perkembangan kasus tersebut secara transparan.

Selain itu, lanjut Anies, Pemprov DKI membentuk tim cepat tanggap yang melibatkan beberapa dinas terkait untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut di ibu kota. Tim tersebut akan bermarkas di Kantor Dinas Kesehatan, Jalan Kesehatan No.10, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Pemantauan dan data terkinia akan diinformasikan setiap harinya. 

Bagi masyarakat yang merasakan gejala atau menyaksikan ada orang yang menunjukkan gejala virus corona, dapat mendatangi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. Selain itu, masyarakat dapat menghungi layanan panggilan selama 24 jam non stop pada 112 atau 119.

Advertisement

(Baca: Wabah Corona Menjangkit ke RI, Anies Baswedan Bentuk Tim Cepat Tanggap)

"DKI Jakarta membentuk tim tanggap Covid-19 yang dipimpin oleh Asisten Kesra yang beranggotakan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfotik, Kepala BPBD, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Biro Perekonomian," kata Anies saat menggelar konfernsi pers di Jakarta, Senin (2/3).

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan menyatakan ada dua orang Warga Negara Indonesia yang terinfeksi positif virus corona dan telah diisolasi dan dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan kedua warga Depok tersebut telah menjalani  pemeriksaan sejak kemarin dan ditempatkan di ruang isolasi khusus. 

Terawan menyebut pihaknya telah menelusuri kedua pasien itu setelah mengetahui informasi bahwa ibu dan anak tersebut melakukan kontak dengan orang Jepang yang telah terinfeksi virus corona. 

"Dua orang ini sudah kami cek sesuai prosedur setelah melakukan tracking.  Saat ini ada di ruang isolasi khusus. Saya akan segera ke sana, sambil menyelesaikan evakuasi," ujar Terawan dalam konferensi pers di Jakarta, beberapa waktu sebelumnya.

(Baca: Indonesia Positif Corona)

Reporter: Tri Kurnia Yunianto
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait