J Resources Targetkan Cadangan Emas Bertambah 500 Ribu Ons Tahun Ini

Tambahan cadangan J Resources akan didapat dari Blok Bakan. Produksi blok tersebut saat ini berkisar 70-80 ribu per tahun.
Image title
19 Februari 2020, 22:34
j resources, emiten, pertambangan
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi perdagangan emas di Pasar Minggu, Jakarta (14/10/2019). J Resources Asia Pasifik dengan kode emiten PSBA menargetkan cadangan emas bertambah 500 ribu ons pada tahun ini.

Perusahaan tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk fokus eksplorasi pertambangan untuk menambah cadangan emas pada tahun ini. Emiten berkode PSBA itu pun menargetkan peningkatan cadangan emas hingga 500 ribu ons yang berasal dari Blok Bakan, di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Adapun total sumber daya yang dimiliki perusahaan saat ini mencapai 9,4 juta ons, dengan cadangan terbukti sebanyak 4,8 juta. Direktur Utama J Resources Asia Pasifik Edi Permadi menjelaskan peningkatan sumber daya tersebut bisa membuat bisnis perusahaan semakin kuat.

"Tidak banyak swasta nasional yang memiliki cadangan sampai 4,8 juta ons. Seluruh portofolio kami juga akan meningkat," kata Edi, saat ditemui di Jakarta, Rabu (19/2).

Apalagi, pertambangan emas menjadi prospek bisnis yang sangat menjanjikan. Sebab, harga komoditas tersebut cukup bagus sepanjang tahun lalu. Dari sisi geopolitik global, emas memiliki nilai yang cukup stagnan sehingga bisa menjadi solusi untuk investasi.

Advertisement

(Baca: J Resources Minta Pemerintah Tegas Tertibkan Tambang Ilegal)

Adapun saat ini Blok Bakan telah berkontribusi memproduksi emas mencapai 70-80 ribu per tahun. Jumlah sumber daya yang dimiliki diprediksi bisa mencapai lima hingga enam tahun sebelum eksplorasi tambahan.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan Blok Doup. Blok tersebut memiliki luas 4.000 hektar dengan jumlah proyeksi cadangan emas mencapai 3,3 juta oz dan sumber daya mencapau 1,9 juta oz. Blok tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2021.

Pihaknya berencana menambah cadangan dengan mengembangkan blok-blok lainnya, yakni Blok Busa dan Bukit Botak. "Kami bisa menambah siginifikan emas kami, itu menjadi bekal untuk produksi selama lima tahun kedepan, dan memiliki fudamental yang cukup kuat," ujarnya.

(Baca: J Resources Jual Saham untuk Biayai Belanja Modal Rp 4,3 Triliun)

Reporter: Fariha Sulmaihati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait