Petronas Akuisisi 49% Hak Partisipasi Talisman di Blok Andaman III

Blok Andaman III masih dalam tahap eksplorasi. Repsol pun membutuhkan mitra untuk bisa mengembangkan blok migas tersebut.
Image title
23 Desember 2019, 13:34
Petronas, Repsol, Blok Andaman III
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi, logo Petronas. Petronas resmi mengakuisisi 49 persen hak partisipasi talisman di Blok Andaman III. Sedangkan sisanya sebesar 51% tetap dimiliki oleh Repsol.

Petronas secara resmi mengakuisisi 49 persen hak partisipasi Talisman Andaman B.V., anak perusahaan Repsol S.A., di Blok Andaman III. Sisa 51 persen hak partisipasi di blok yang berada di lepas pantai Aceh tersebut tetap dimiliki Repsol.

Joint Operation Agreement ditandatangani oleh Direktur Petronas Andaman III Indonesia B.V. Mohd Nazlee Rasol dan Manajer Senior Eksplorasi Repsol. Acara tersebut berlangsung di kantor Repsol, Jakarta. 

“Akuisisi terbaru ini mendukung rencana pertumbuhan jangka panjang Petronas di Indonesia dan merupakan kesaksian atas komitmen kami untuk mendukung pengembangan industri minyak dan gas di Indonesia,” kata Nazlee berdasarkan siaran pers, Senin (23/12).

Lebih lanjut Nazlee mengungkapkan pihaknya dan Repsol berkomitmen untuk bekerja sama dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan industri minyak dan gas di Aceh.

Advertisement

(Baca: BPMA: Pengeboran Sumur Pertama Blok Andaman III Mundur ke Akhir 2020)

Kepala BPMA Teuku Muhammad Faisal sebelumnya menyebut Repsol membutuhkan mitra untuk melanjutkan pengeboran sumur eksplorasi Blok Andaman III. Untuk itu, perusahaan migas asal Spanyol ini berencana melepas sebagian kepemilikan hak partisipasinya.

"Untuk mengebor satu sumur ini, Repsol butuh partner. Salah satunya, ada Petronas yang mengajukan," ujar Faisal saat dihubungi Katadata.co.id, beberapa waktu lalu.

Repsol rencananya mengebor sumur eskplorasi pertama Rencong 1X di Blok Andaman III pada kuartal empat 2020. Target tersebut mundur dari jadwal semula pada tahun ini karena peralatan pengeboran yang dipesan Repsol dari luar negeri baru dikirim pada Oktober 2020. 

Berdasarkan catatan BPMA, potensi cadangan migas di Blok Andaman III berkisar 3 hingga 4 triliun kaki kubik (TCF) berasarkan survei seismik yang dilaksanakan Repsol. Blok Andaman III meliputi area seluas 8.440 kilometer persegi. Blok ini terletak di kedalaman air 1.300 meter dalam kawasan cekungan Sumatera Utara.

Andaman III merupakan blok eksplorasi yang dimenangkan Talisman pada lelang wilayah kerja tahun 2009. Kemudian Repsol mengelola penuh blok migas tersebut setelah mengakuisisi Talisman pada 2015.

(Baca: Menteri ESDM Harap Kepala BPMA Maksimalkan Potensi Migas di Aceh)

Reporter: Verda Nano Setiawan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait