Ma’ruf Amin Kenakan Sarung dalam Sidang Kabinet Perdana

Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden, Ma'ruf yang merupakan sosok kiai, kerap terlihat mengenakan sarung dengan jas dan syal putih beserta peci.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
24 Oktober 2019, 12:09
Wakil Presiden Ma'ruf Amin
Sekretariat Wakil Presiden
Wakil Presiden Ma'ruf Amin berjalan menuju Istana Merdeka untuk mendampingi Presiden Joko Widodo memimpin sidang kabinet paripurna perdana pada Kamis (24/10/2019). Ma'ruf mengenakan sarung dan setelan jas dan syal putih serta peci hitam.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar sidang kabinet paripurna perdana di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang mendamping Jokowi memimpin sidang kabinet paripurna terlihat menggunakan sarung.

Berdasarkan pantauan Katadata.co.id, Ma’ruf tampak menggunakan sarung berwarna biru gelap. Tak lupa peci hitam dikenakan di kepalanya.

Ma’ruf juga mengenakan jas hitam berbalut syal putih untuk setelan pakaiannya. Gaya berpakaian Ma'ruf tersebut mencerminkan ciri khas seorang kiai. Sebelum menjabat sebagai wakil presiden, Ma'ruf merupakan seorang kiai dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI)

(Baca: Buka Sidang Kabinet Perdana, Jokowi Sindir Menteri Kabinet Kerja)

Sedangkan Jokowi dan para menteri Kabinet Indonesia Maju kebanyakan menggunakan kemeja putih lengan panjang. Beberapa yang tampak mengenakan setelan itu, yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Begitu juga dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali, Menteri Pariwisiata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama Kusubandio, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Ada pula Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang mengenakan kemeja putih lengan panjang.

(Baca: Jadi Menteri BUMN, Erick Thohir Dapat Peringatan Dari Dahlan Iskan)

Namun, sejumlah menteri juga ada yang mengenakan batik lengan panjang dalam sidang kabinet paripurna. Di antaranya Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Saat membuka sidang kabinet paripurna perdana itu, Jokowi meminta jajarannya untuk kompak. Dia menegaskan para menteri tak boleh bekerja secara sektoral.

Pasalnya, pemerintah bekerja untuk membangun negara. “Enggak mungkin menteri berjalan sendiri-sendiri. Ini harus kerja tim,” kata Jokowi.

(Baca: Warna-warni Tim Ekonomi Jokowi Jilid 2 )

Presiden Jokowi telah melantik Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Rabu (23/10). Sesuai janjinya, porsi menteri dari nonpartai politik (Parpol) lebih banyak dibandingkan perwakilan parpol. 

Ada pun komposisi Kabinet Indonesia Maju didominasi dari nonpartai sebanyak 55,3%. Sementara yang berasal dari partai sebesar 44,7% yang terdiri dari PDIP sebanyak 5 orang; Golkar, Nasdem, dan PKB sebanyak 3 orang; Gerindra sebanyak 2 orang; dan PPP sebanyak satu orang.  Data selengkapnya dalam grafik Databoks berikut ini :

Video Pilihan

Artikel Terkait