Harga Emas Antam Kembali Naik Jadi Rp 762 Ribu per Gram

Harga emas Antam hari ini melanjutkan penguatan setelah sempat anjlok Rp 10 ribu pada perdagangan Selasa (1/10).
Image title
3 Oktober 2019, 09:25
harga emas
KATADATA/Agung Samosir
Ilustrasi, emas batangan. Harga emas kembali menguat pada perdagangan Kamis (3/10) di level harga Rp 762 riub per gram.

Harga Emas Antam pada perdagangan Kamis (3/10) pagi berada dalam tren positif. Dilansir dari logammulia.com, harga emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Pulo Gadung pagi ini tercatat naik Rp 7 ribu ke level Rp 763 ribu per gram.

Sedangkan Untuk harga emas penjualan kembali pada hari ini berhasil naik signifikan hingga Rp 9 ribu menjadi Rp 685 ribu per gram. Sebelumnya, harga emas Antam sempat anjlok hingga Rp 10 ribu ke level Rp 751 ribu per gram pada perdagangan Selasa (1/10).

Harga emas Antam kemudai bisa bangkit kembali pada perdagangan kemarin sebesar Rp 4 riu ke level Rp 755 ribu per gram. Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan penguatan harga emas dunia.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi US$ 1.500,59 per ounce. Harga tersebut naik 1,4% jika dibandingkan perdagangan pada Rabu yang merupakan kenaikan tertinggi harian sejak 23 Agustus.

(Baca: Sempat Jeblok, Harga Emas Antam Bangkit ke Level Rp 755 Ribu per Gram)

Kenaikan harga emas ditopang data pekerjaan di negeri Paman Sam tersebut yang berada dibawah ekspektasi. Hal itu menimbulkan kekhawatiran terjadinya pelambatan ekonomi global serta meningkatkan ekspektasi kebijakan moneter yang longgar dari Bank Sentral AS.

Biarpun begitu, harga emas di perdagangan berjangka Amerika Serikat (AS) turun 0.1% menjadi US$ 1.506,4 per ounce. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya dolar yang menjadi tanda pelambatan pertumbuhan AS. Pelemahan dolar AS tidak lepas dari meningkatnya tensi perang dagang secara global.

Pasalnya, AS telah membuka perang dagang baru dengan berencana mengenakan tarif terhadap barang impor dari Eropa senilai US$ 7,5 miliar. Pernyataan tersebut sontak membuat saham di Asia jatuh seiring merosotnya bursa saham di New York.

(Baca: BPS: Investor Pilih Safe Haven, Harga Emas Naik)

Video Pilihan

Artikel Terkait