Setelah Manzone, Mega Perintis Rambah Bisnis Fesyen Wanita

Setelah memiliki 130 gerai Manzone, Mega Perintis akan meluncurkan merek fesyen wanita pada awal tahun depan.
Image title
3 September 2019, 10:41
PT Mega Perintis Tbk, fashion
ANTARA FOTO | Hafidz Mubarak A.
Ilustrasi, Fashion Show. PT Mega Perintis Tbk akan meluncurkan merek fesyen wanita di awal tahun depan.

PT Mega Perintis Tbk (ZONE) akan merambah bisnis produk fesyen wanita pada awal 2020. Direktur Utama PT Mega Perintis Franxiscus Afat Adinata Nursalim mengatakan produk tersebut akan diuji coba mulai Oktober hingga Desember tahun ini.

Nantinya produk fesyen wanita tersebut akan menggunakan bahan yang sama seperti merk Manzone, yaitu katun dan viscose rayon. Selain itu, target pasar produk ini akan serupa dengan produk Manzone, yakni segmen menengah. 

"Kami baru mengembangkan brand ladies local yang menjadi bagian kami," kata Afat di Menara Kadin, Jakarta, Senin (3/9).

Rencananya, produk fesyen wanita ini akan diperjualkan secara offline, yaitu melalui department store. Namun, Afat belum menentukan lokasi persis department store tersebut. "Kemungkinan sedikit karena mencoba melihat pasarnya," ujarnya.

Advertisement

Pakaian wanita ini akan diproduksi oleh anak usaha Mega Perintis, yaitu PT Mega Putra Garment. Dengan demikian, akan ada penambahan satu lini produksi pada pabrik di Pemalang, Jawa Tengah.

Sayangnya Afat belum mau menyebutkan nilai investasi maupun target penjualan dari merek fesyen wanita tersebut. Dia berdalih produk fesyen wanita tersebut masih dalam tahap uji coba pasar.

(Baca: Distributor Nike Dapat Fasilitas Kredit dan Jaminan Rp 107 M dari BCA)

Fokus pada Lini Bisnis

Dari sisi kinerja keuangan, Afat memperkirakan pertumbuhan penjualan dan laba pada tahun ini dapat sesuai target, yaitu 15%. Optimisme tersebut didukung oleh ekspansi 30 gerai baru sepanjang 2019.

"Kalau di ritel, pembukaan toko baru akan semakin baik," katanya.

Sepanjang semester I, Mega Perintis telah membuka 25 toko baru. Secara total, jumlah gerai Manzone akan mencapai 130 toko.

Afat menambahkan, pengembangan gerai baru pada semester I menggunakan dana IPO. Sementara, penambahan 5 gerai pada semester II akan menggunakan modal perusahaan. "Dana IPO sudah habis semua pada semester I," ujarnya.

(Baca: Setelah IPO, Mega Perintis Akan Tambah Jumlah Gerai Manzone pada 2019)

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait