SKK Migas Dorong Optimalisasi Teknologi Dalam Kegiatan Hulu Migas

Salah satu bentuk optimalisasi teknologi ini adalah sistem Integrated Operation Center (IOC) yang mampu menghemat anggaran sebesar US$ 84 juta
Image title
10 Juli 2019, 03:00
skk migas, teknologi eksplorasi migas
Katadata
Ilustrasi, logo Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas). SKK Migas membentuk Integrated Operation Center (IOC) yang merupakan sistem integrasi data yang mencakup beberapa aplikasi/layanan pengelolaan kinerja operasi kontraktor migas di Indonesia.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan, perkembangan dunia saat ini sangat pesat sehingga kebutuhan energi seperti minyak dan gas (migas) pun semakin meningkat. Penggunaaan teknologi pun menjadi sangat penting dalam kegiatan hulu migas.

Apalagi area operasi dan eksplorasi migas saat ini semakin menantang. "Penggunaan teknologi dalam usaha hulu merupakan sebuah keharusan,” ujar Dwi seperti dikutip dalam pembukaan Forum Fasilitas Produksi Migas (FFPM) 2019, Selasa (9/7), di Hotel PO, Semarang, Jawa Tengah.

Salah satu optimalisasi teknologi adalah transformasi kegiatan operasi hulu migas dalam bentuk integrated operation center (IOC). IOC merupakan sistem integrasi data yang mencakup beberapa aplikasi/layanan pengelolaan kinerja operasi kontraktor migas di Indonesia.

(Baca: Big Data Berpotensi Jadi Terobosan untuk Menunjang Kinerja Hulu Migas)

Advertisement

Salah satu manfaat IOC adalah optimalisasi perencanaan pemeliharaan fasilitas. Dengan adanya data yang terbuka secara terintegrasi, kontraktor migas bisa mengoptimalkan perencanaan pemeliharaan fasilitas di awal tahun. Sehingga berpotensi menghemat anggaran pemeliharaan fasilitas sebesar US$ 84 juta di tahun 2019.

Layanan dan aplikasi yang tergabung di dalam IOC antara lain Integrated Operation System (SOT) for Production Dashboard, Oil and Gas Lifting Dashboard, Stock Management Dashboard, Plant Information Management System (PIMS), Facility Maintenance Monitoring and Project Monitoring, Vessel Tracking Information System (VTIS), Real Time Drilling Operation, dan Emergency Response Center (ERC).

(Baca: Pertamina Luncurkan Software untuk Efisiensi Hulu Migas)

Reporter: Verda Nano Setiawan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait