Badan Pengelola Migas Aceh-Sabang Kerja Sama Kegiatan Hulu Migas

Kerja sama ini dilakukan untuk membantu kegiatan operasional kontraktor migas di wilayah Aceh.
Image title
13 Juni 2019, 16:18
blok migas aceh
Pertamina Hulu Energi
Ilustrasi, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menggandeng Badan Pengelola Kawasan Sabang (BPKS) untuk mendukung kegiatan usaha hulu migas di wilayah Aceh

Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menandatangi kerja sama dengan Badan Pengelola Kawasan Sabang (BPKS) untuk menggenjot operasi hulu migas di lepas pantai (offshore) bagian utara Aceh. Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Plt Kapala BPMA Azhari Idris dengan Plt Kepala BPKS Sabang Ir Razuardi MT di kantor BPKS Sabang, Rabu (12/06).

Plt Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Azhari Idris mengatakan, tujuan kerja sama yang dilakukan BPMA ini untuk mewujudkan integrasi dan sinkronisasi kegiatan operasional kontraktor migas di wilayah kerja migas yang beroperasi di offshore maupun onshore Aceh.

"BPKS perlu duduk dengan BPMA untuk merumuskan dukungan di sektor migas yang dapat dilakukan guna membantu kegiatan operasional kontraktor di wilayah kerja Aceh,” kata Azhari Idris dalam keterangan resminya kepada Katadata.co.id Kamis, (13/6).

(Baca: Ada Cadangan Migas, Wilayah Simeuleu Aceh Belum Dieksplorasi )

Di sisi lain, Plt Kepala BPKS Sabang Ir Razuardi mengatakan, kerja sama yang dilakukan kedua belah pihak juga bertujuan untuk pengembangan kawasan Sabang. BPKS sendiri telah menyiapkan lahan bagi investor yang menanamkan modalnya di Sabang dan juga wilayah Pulau Aceh. 

BPKS saat ini mengelola wilayah kawasan kepulauan Pulau Weh dan Pulau Aceh yang berada tepat di Selat Malaka. "Dengan adanya dukungan dari BPMA, mudah mudahan percepatan pengembangan akan berjalan lebih cepat,” kata Razuardi.

Kerja sama ini memang mencakup dukungan pemanfaatan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang sebagai kawasan pendukung kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi.  Adapun wilayah kerja yang saat ini aktif beroperasi di lepas pantai Aceh adalah wilayah kerja Andaman 1  yang dikelola oleh Mubadala Petroleum,  Andaman 2  yang dikelola oleh Primier Oil, dan Andaman 3  yang dikelola oleh Talisman Andaman BV / Repsol.

Ketiga operator tersebut masih dalam tahapan eksplorasi. Rencananya Repsol akan melakukan pengeboran di wilayah kerja Andaman 3 sebanyak satu sumur pada semester I 2020.

(Baca: Mengebor Sumur Blok Andaman Tahun Depan, Repsol Mulai Pengadaan Alat)

 

Reporter: Verda Nano Setiawan

Video Pilihan

Artikel Terkait