ExxonMobil Jajal Produksi Blok Cepu Hingga 225 Ribu BOPD

Tes ini dilakukan untuk memastikan peningkatan produksi Banyu Urip bisa dilakukan dengan aman dari segi kesiapan cadangan minyak dan fasilitas produksi.
Image title
12 Juni 2019, 22:00
blok cepu
Arief Kamaludin|KATADATA
ExxonMobil melakukan tes penambahan produksi Banyu Urip sebesar 225 ribu bopd

ExxonMobil  melakukan tes untuk meningkatkan produksi Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu. Vice President Public and Government Affair ExxonMobil Erwin Maryoto mengatakan produksi Banyu Urip ditingkatkan hingga mencapai 225 ribu barel per hari (bopd) selama sebulan terakhir.

Tes produksi akan berlangsung hingga enam bulan ke depan. Tes ini dilakukan untuk memastikan peningkatan produksi bisa dilakukan dengan aman terhadap cadangan minyak dan fasilitas produksi Banyu Urip.

"Apakah memang bisa diproduksi di atas 220ribu bopd dengan aman dan sustainable? Kami kan belum tahu,"kata Erwin pada Rabu (12/6).

(Baca: Demi Capai Target Lifting Migas, SKK Migas Genjot Produksi Blok Cepu)

Advertisement

Dari perhitungan ExxonMobil, cadangan minyak Banyu Urip masih cukup aman untuk peningkatan produksi lebih dari 220 ribu bopd. Pasalnya ExxonMobil telah berhasil menambah cadangan minyak yang awalnya hanya sebesar 450 juta pada 2006 menjadi 823 juta barel pada tahun lalu.

Peningkatan produksi juga bisa didapat dari Lapangan Kedung Keris. Lapangan Kedung Keris akan mulai produksi sebesar 10.000 bopd pada akhir tahun 2019.

Dari segi fasilitas produksi, ExxonMobil berusaha memaksimalkan fasilitas yang ada di Banyu Urip tanpa menambah investasi. Makanya hasil tes akan menentukan penambahan produksi Banyu Urip. Pasalnya fasilitas produksi Banyu Urip hanya dirancang untuk produksi sebesar 185 ribu bopd.

"Makanya kami evaluasi bagaimana bisa produksi di atas 220ribu bopd dengan aman dan sustainable. Itu perlunya tes itu dan evaluasi. Kami tidak akan paksakan juga,"kata Erwin.

Reporter: Febrina Ratna Iskana
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait