KPU Perpanjang Waktu 3 Hari untuk Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi

KPU memperpanjang rekapitulasi suara tingkat provinsi hingga 15 Mei 2019
Dimas Jarot Bayu
13 Mei 2019, 14:16
hasil pilpres 2019
ANTARA FOTO/RENO ESNIR
Ilustrasi, KPU memperpanjang batas waktu rekapitulasi suara tingkat provinsi hingga 15 Mei 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan perpanjangan waktu untuk rekapitulasi suara di tingkat provinsi selama tiga hari. Perpanjangan waktu tersebut diputuskan melalui surat edaran yang telah disampaikan kepada tiap-tiap KPU Provinsi.

Batas waktu rekapitulasi suara tingkat provinsi sebelumnya ditetapkan pada 12 Mei 2019. Dengan keputusan tersebut, batas waktu rekapitulasi suara tingkat provinsi diperpanjang hingga 15 Mei 2019.

"Kami sudah buat surat edaran buat memperpanjang sampai tiga hari ke depan," kata Komisioner KPU Ilham Saputra di kantornya, Jakarta, Senin (13/5).

Ilham mengatakan, perpanjangan waktu diberikan karena beberapa provinsi belum selesai melakukan rekapitulasi penghitungan suara. KPU mencatat hampir 70% provinsi yang sudah menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara.

Advertisement

Ilham pun menjelaskan, belum selesainya rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi karena terkendala beberapa persoalan. Salah satunya karena rekapitulasi suara di tingkat kecamatan yang belum selesai, seperti di Maluku, Maluku Utara, Jakarta, dan Jawa Barat.

(Baca: KPU Jadwalkan Rekapitulasi Suara di Enam Provinsi Hari Ini)

Ada pula hambatan karena terbitnya rekomendasi Bawaslu terkait rekapitulasi penghitungan suara. "Jadi memang kendala-kendala ada juga," kata Ilham.

Meski demikian, Ilham yakin proses rekapitulasi suara bisa selesai tepat waktu pada 22 Mei 2019. "Kami optimistis bahwa proses rekapitulasi ini bisa selesai pada waktunya," kata Ilham.

Saat ini sudah ada sembilan provinsi yang telah merekapitulasi suara di tingkat nasional. Sembilan provinsi tersebut, yakni Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Barat.

Dari jumlah tersebut, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tercatat unggul di tujuh provinsi, yakni Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Barat. Sementara, pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di dua provinsi, yakni Bengkulu dan Kalimantan Selatan.

(Baca: Situng KPU di 78,48% TPS, Prabowo-Sandiaga Tertinggal 15 Juta Suara)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait