Menteri BUMN Erick Thohir Kembali Merombak Jajaran Direksi PLN

Kementerian BUMN menyebut perombakan direksi PLN dilaksanakan untuk penyegaran organisasi.
Image title
14 Mei 2020, 21:06
erick thohir, pln, bumn, kementerian bumn
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Menteri BUMN Erick Thohir. Erick kembali merombak jajaran direksi PLN pada Kamis (14/5).

Menteri BUMN Erick Thohir merombak lagi jajaran direksi PLN. Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar 14 Mei 2020.

Staf khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan perombakan tersebut didasarkan padahasil evaluasi dari Kementerian BUMN. "Kami juga minta masukan dari Pak Dirut, maka dilakukan perubahan di organisasi. Supaya lebih fokus dan penyegaran orang-orangnya juga," ujar Arya dalam keterangan tertulis pada Kamis (14/5).

Secara rinci, Erick mengangkat dan menetapkan empat direksi PLN yang baru, yaitu Muhammad Ikbal Nur sebagai sebagai Direktur Perencanaan Korporat, Bob Saril sebagai Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Rudy Hendra Prastowo sebagai Direktur Energy Primer, dan Muhammad Ikhsan Asaad sebagai Direktur Mega Project.

Selain itu Erick mengubah penugasan tiga direksi. Pertama, Syofvi Felienty Roekman yang semula Direktur Perencanaan Korporat menjadi Direktur Human Capital dan Management.

Advertisement

(Baca: Pendapatan Tertekan Covid-19, PLN Minta Pemerintah Bayar Utang Rp 48 T)

Kedua, Wiluyo Kusdwiharto yang sebelumnya menjabat sebagari Direktur Bisnis Regional Sumatera menjadi Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan. Terakhir, Syamsul Huda semula Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Kalimantan menjadi Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara.

Dengan penetapan tersebut, susunan direksi PLN menjadi Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama, Darmawan Prasodjo sebagai Wakil Direktur Utama, dan Sinthya Roesly sebagai Direktur Keuangan.

Kemudian, Syofvi Felienty Roekman sebagai Direktur Human Capital dan Management, Muhammad Ikbal Nur sebagai sebagai Direktur Perencanaan Korporat, dan Bob Saril sebagai Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan.

Lalu, Rudy Hendra Prastowo sebagai Direktur Energy Primer, Muhammad Ikhsan Asaad sebagai Direktur Mega Project, dan Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan.

Ada pula Syamsul Huda sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, serta Haryanto W.S. sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa,Madura dan Bali.

(Baca: Konsumsi Listrik Anjlok, PLN Proyeksi Pendapatan Turun Rp 44 Triliun)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait