Agar Lebih Transparan, PLN Bakal Buat Sistem Pencatatan Digital

PLN membuat sistem digital untuk memudahkan pelanggan melaporkan meter listrik.
Image title
11 Juni 2020, 18:40
PLN, digital, teknologi, listrik
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww.
Ilustrasi, pekerja beraktivitas di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (Gitet) di Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (8/4/2020). PT PLN (persero) bakal membuat aplikasi digital untuk memudahkan pelanggan mencatat meteran listrik.

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN bakal mengadopsi teknologi digital untuk mencatat meter listrik. Hal itu untuk menghindari kesalahan hitung tagihan listrik pelanggan.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan perusahaan telah mendapatkan arahan dari pemerintah untuk membangun sistem digital. Pihaknya pun berencana membuat aplikasi bertajuk PLN New Mobile agar pelanggan bisa membaca meter secara mandiri.

"Aplikasi ini seperti Gojek, memudahkan pelanggan untuk memasukkan foto meteran ke dalam sistem," ujar Bob dalam diskusi virtual yang digelar Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pada Kamis (11/6).

Selain itu, PLN bakal membuat sistem meter listrik dua arah yang terhubung langsung dengan PLN. Sistem tersebut sudah diuji coba di Bogor. "Ke depannya akan kami uji coba lagi ke daerah lain," katanya.

Advertisement

(Baca: Tagihan Listrik Melonjak, PLN Terima Sekitar 65 Ribu Aduan Pelanggan)

(Baca: Tagihan Pelanggan Melonjak, PLN: Tak Ada Kenaikkan Tarif Listrik)

Wacana pembuatan aplikasi pencatat meteran listrik PLN merupakan upaya perusahaan untuk mengatasi keluhan pelanggan. Hingga saat ini, PLN telah menerima sekitar 65 ribu keluhan terkait lonjakan tagihan listrik.

Kementerian ESDM pun meminta PLN transparan dalam menghitung rekening pelanggan. "PLN harus membuktikan dan menunjukkan hitung-hitungannya, jadi clear," ujar Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi.

Apalagi, menurut dia, PLN belum menuntaskan semua aduan yang masuk terkait lonjakan tagiihan listrik. Hingga kini, PLN baru menyelesaikan sekitar 98% dari jumlah aduan sebanyak 65 ribu.

"Sisa yang 2% itu yang dispute berkepanjangan atau sudah clear? Update datanya sama-sama kita cek," ujarnya.

(Baca: PLN Catat 4,3 Juta Pelanggan Alami Lonjakan Tagihan Listrik Bulan Ini)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait