Erick Thohir Bakal Tunjuk Anak Muda Jadi Salah Satu Direksi Telkom

Erick ingin jajaran dan direksi BUMN dijabat juga oleh anak muda di bawah usia 40 tahun.
Image title
13 Juni 2020, 14:47
erick thohir, bumn, kementerian bumn, milenial, telkom
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berbincang dengan peserta MilenialFest 2019 di Jakarta, Sabtu (14/12/2019). Erick bakal menunjuk anak muda untuk menjadi direksi BUMN.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau Telkom rencananya menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada pekan depan. Salah satu agendanya mengganti jajaran direksi perusahaan.

Menteri BUMN Erick Thohir bakal menunjuk anak muda masuk jajaran direksi perusahaan tersebut. "Salah satu direksi Telkom di bawah 40 tahun. Saya mau jajaran direksi BUMN terdiri dari 5% milenial dan 15% perempuan," kata Erick dalam diskusi virtual dengan IDN Times pada Sabtu (13/6).

Selain itu, Erick bakal memprioritaskan putera daerah memimpin BUMN yang berada di luar kota Jakarta. Salah satu contohnya pengangkatan Claus Wamafma sebagai Direktur Sumber Daya Manusia di Freeport Indonesia.

Erick menyebut Claus merupakan putra asli Papua dengan latar belakang pendidikan dan karir yang baik. "Dia lulusan ITB, kerja di Freeport sudah 20 tahun lebih," ujar Erick.

Advertisement

(Baca: Erick Thohir Akui Terima Banyak Kritik Karena Resturkturisasi BUMN)

Lebih lanjut, Erick menyebut, dirinya ingin membangun BUMN dengan talenta muda. Ada enam program yang telah disusun pemerintah untuk mencapai hal tersebut.

Salah satunya yaitu BUMN bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk menyelenggarakan program magang mahasiswa bersertifikat. Upaya tersebut untuk menciptakan link and match antara dunia pendidikan dan industri.

Selain itu, BUMN memberikan short course kepada talenta muda perusahaan untuk meningkatkan keahlian agar siap menghadapi tantangan-tantangan di masa depan. Selanjutnya, BUMN bekerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga riset untuk mengembangan research and development centre BUMN.

Kemudian, BUMN mengalokasikan 30% dana corporate social responsibility untuk membantu sektor pendidikan. Lalu, merekrut dan membina putri-putra terbaik dari wilayah Timur melalui Program Perekrutan Bersama BUMN untuk meningkatkan pemerataan kualitas sumber daya manusia.

"Kami juga meningkatkan presentase jajaran direksi dan komisaris yang berusia di bawah 40 tahun," kata Erick.

(Baca: Erick Thohir Tepis Rumor Pemilihan Pimpinan BUMN Berdasarkan Kedekatan)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait