Bulog Salurkan Beras Bansos Tahap II untuk 1,85 Juta Warga Jabodetabek

Bulog diberi tugas menyalurkan bansos Presiden kepada 3,25 juta warga terdampak Covid-19 yang ada di Jabodetabek.
Image title
Oleh Rizky Alika
19 Juni 2020, 13:52
bulog, bansos, jokowi, covid-19, virus corona, pandemi corona, jabodetabek
ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/wsj.
Karyawan Bulog memeriksa kembali isi paket bantuan sembako Presiden di gudang Bulog NTT di Kupang, NTT, Senin (18/5/2020). Bulog diberi penugasan menyalurkan bansos kepada 3,25 juta warga terdampak Covid-19.

Perum Bulog menyalurkan bantuan sosial atau bansos beras Presiden tahap II kepada 1,85 juta warga Jabodetabek yang terdampak Covid-19. Bansos itu disalurkan pada 15 Juni 2020, lebih cepat empat hari dari jadwal yang ditetapkan pemerintah.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memantau langsung penyaluran bansos tersebut.“Bulog kembali menyelesaikan dengan lancar penugasan bansos beras Presiden tahap II dalam waktu 15 hari sejak ditugaskan pada 1 Juni lalu,” kata pria yang akrab disapa Buwas seperti dikutip dari keterangan pers, Jumat (19/6).

Mantan Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) itu mengatakan pihaknya membentuk tim pemantau dan evaluasi untuk memastikan proses penyaluran bansos berupa beras sebanyak 25 kg per keluarga dapat berjalan lancar. Tim tersebut juga memastikan beras yang digunakan memiliki standar kualitas premium.

Penyaluran bansos Presiden dilaksanakan melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Bulog. Beras tersebut disalurkan sejak 1 Juni lalu.

(Baca: Program Disetop, 800 Ribu Warga Jakarta Tak Terima Bansos Mulai Juli)

(Baca: Pemerintah Akui Data 20 Juta Penerima Bansos Tak Sinkron dengan NIK)

Sebelumnya, penugasan tahap I ditujukan kepada 1,4 juta warga. Dengan demikian, total penugasan penyaluran bansos beras Presiden oleh Bulog sebanyak 3,25 juta warga Jabodetabek.

Ia pun menegaskan upaya mendiskreditkan Bulog dalam penyaluran bansos akan ditangani secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Bulog juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk membantu program pemerintah selama masa penangan Covid-19.

"Selanjutnya Bulog sangat siap menjalankan penugasan penyaluran bantuan sosial dari pemerintah,'' katanya.

(Baca: Anggaran Penanganan Covid-19 Bengkak Jadi Rp 695 T, Ini Rinciannya)

Reporter: Rizky Alika

Video Pilihan

Artikel Terkait