Cegah Tagihan PLN Melonjak, Pelanggan Bisa Kirim Foto Stand Hari Ini

PLN menjadikan foto stand pelanggan sebagai prioritas utama dasar perhitungan tagihan listrik.
Image title
24 Juni 2020, 14:40
pln, listrik
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi, PLN. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN membuka kembali layanan lapor stand mandiri untuk menghitung pemakaian listrik pada bulan ini.

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN kembali membuka layanan lapor stand meter mandiri melalui aplikasi Whatsapp mulai hari ini, Rabu (24/6). Layanan tersebut bisa mencegah tagihan listrik melonjak.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan tagihan listrik bisa membengkak jika pemakaian listrik pelanggan meningkat. Selain itu, lonjakan tagihan juga terjadi jika petugas PLN tak bisa mengakses rumah pelanggan untuk memeriksa stand meter listrik.

"Tagihan juga bisa melonjak apabila pelanggan tidak melaporkan stand secara mandiri," ujar Bob ke Katadata.co.id pada Rabu (24/6).

PLN telah menyiapkan layanan lapor stand meter mandiri melalui aplikasi WhatsApp PLN 123 dengan nomor 08122123123. Pelaporan mandiri pelanggan bisa dilakukan pada tanggal 24-27 setiap bulannya. Pelaporan mandiri pelanggan yang valid akan dijadikan prioritas utama dasar perhitungan rekening listrik.

Advertisement

(Baca: PLN Terima 110 Ribu Pengaduan Terkait Tagihan Listrik yang Melonjak)

PLN juga mengerahkan seluruh petugas pencatat meter untuk melaksanakan pencatatan secara langsung ke rumah pelanggan. Pembacaan meter dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Jika lokasi rumah pelanggan tidak bisa didatangi oleh petugas PLN dan pelanggan tidak mengirimkan laporan mandiri melalui WhatsApp, PLN akan menggunakan rata-rata tagihan tiga bulan terakhir sebagai dasar perhitungan rekening listrik.

Implikasinya akan ada penyesuaian tagihan rekening listrik ketika petugas PLN kembali mencatat meter listrik pelanggan tersebut. Di sisi lain, PLN telah menerima aduan hingga 110.333 pelanggan per 24 Juni 2020.

"Sudah diselesaikan sebanyak 98,44%," kata Bob.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait