Harga Minyak Naik Meski Permintaan BBM di AS Anjlok

Permintaan BBM di AS kembali turun karena ekonomi belum sepenuhnya pulih dari pandemi corona. Meski begitu, harga minyak bisa berbalik naik pada perdagangan hari ini.
Image title
3 September 2020, 08:30
harga minyak, bbm, amerika serikat
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi, kilang minyak. Harga minyak berbalik naik pada pedagangan Kamis (3/9) pagi meski permintaan BBM masih rendah.

Harga minyak mentah dunia kembali naik pada perdagangan Kamis (3/9) waktu Indonesia. Setelah pada sesi sebelumnya turun akibat permintaan bensin yang lesu di Amerika Serikat (AS).

Mengutip Bloomberg pada hari ini pukul 07.20 WIB, harga minyak Brent untuk kontrak pengiriman November 2020 naik 0,20 persen menjadi US$ 44,52 per barel. Sedangkan harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Oktober 2020 naik 0,55 persen menjadi US$ 41,74 per barel.

Persediaan minyak mentah AS turun 9,4 juta barel pada pekan lalu menjadi 498,4 juta barel, jauh lebih rendah dibanding proyeksi analis yang menyusut 1,9 juta barel. Data tersebut terjadi pada periode penutupan fasilitas produksi dan pengilangan di AS akibat serangan badai.

Sedangkan permintaan bensin dalam sepekan turun menjadi 8,78 juta barel per hari dari 9,16 juta barel per hari pada pekan sebelumnya. Data tersebut menujukkan pelambatan pemulihan ekonomi akibat pandemi corona.

Selain itu, data menunjukkan pengusaha swasta AS mempekerjakan lebih sedikit pekerja dari proyeksi dalam dua bulan berturut-turut pada Agustus 2020. Hal itu menunjukkan pemulihan pasar tenaga kerja melambat karena pandemi COVID-19 terus berlanjut. Sementara itu, dukungan pemerintah untuk pekerja dan pemberi kerja semakin sedikit.

Harga minyak sebenarnya telah pulih dari posisi terendah pada April 2020. Saat itu, harga minyak jenis Brent merosot ke level terendah 21 tahun di bawah US$ 16 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah AS mengakhiri satu sesi di wilayah negatif. Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya yang disebut OPEC+ memangkas produksi minyak untuk mendukung harga.

Meski begitu, survei Reuters pada Selasa (1/9) lalu menunjukkan bahwa negara anggota OPEC mulai memasok minyak mentah ke pasar ketika sebagian permintaan pulih kembali. Produksi minyak OPEC pada Agustus 2020 naik sekitar 1 juta barel per hari.

Reporter: Verda Nano Setiawan

Video Pilihan

Artikel Terkait