Epidemiolog: Demo UU Cipta Kerja Bisa Picu Penularan Hebat Covid-19

Aksi demo berpotensi menimbulkan kontak erat dalam durasi lama. Sehingga virus corona bisa dengan cepat menular di antara pendemo UU CIpta Kerja.
Merdeka.com
Oleh Merdeka.com
8 Oktober 2020, 13:04
covid-19, demonstrasi, uu cipta kerja, omnibus law
ANTARA FOTO/Fauzan/foc.
Sejumlah buruh mengikuti aksi long march di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2020). Demonstrasi UU Cipta Kerja berpotensi menjadi klaster baru Covid-19.

Epidemiolog Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono memprediksi, Covid-19 menular sangat cepat saat buruh menggelar aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Sebab, saat demonstrasi berlangsung, buruh sulit menjaga jarak aman.

"Kalau di situ ada kasus (positif Covid-19) akan terjadi penularan yang hebat," katanya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (8/10).

Tri menyebut, ada tiga hal yang menyebabkan Covid-19 menular sangat hebat. Dua di antaranya yakni kontak erat dan durasi kontak.

"Kalau demo kan terjadi kontak erat. Nah akan terjadi (penularan) besar di situ," ucap dia.

Buruh di sejumlah daerah menggelar aksi unjuk rasa dalam beberapa hari terakhir hingga hari ini. Mereka menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam rapat paripurna, pada Senin (5/10)

Artikel ini terbit pertama kali di:

Video Pilihan

Artikel Terkait