Kasus Covid-19 RI Terus Bertambah, Hari Ini Capai 353.461 Kasus

Sebanyak 18% dari kasus terkonfirmasi merupakan kasus aktif yang masih membutuhkan waktu untuk sembuh.
Image title
16 Oktober 2020, 15:58
satgas covid-19, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3m
ANTARA FOTO/Candra Yanuarsyah/agr/nz
Petugas Satpol PP menunjukkan kopi yang dibagikan pegiat kopi di kota Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (1/10/2020). Data Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan jumlah kasus Covid-19 hari ini bertambah 4.301 kasus.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi hari ini mencapai 4.301 kasus. Sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia per Jumat (16/10) mencapai 353.461 orang.

Adapun jumlah kasus aktif mencapai 63.570 orang atau 18% dari kasus terkonfirmasi. Sedangkan jumlah suspek mencapai 154.926 orang.

Untuk kasus sembuh pada hari ini mencapai 3.883 orang. Jumlahnya menurun dibandingkan dengan hari kemarin yang mencapai 5810 orang.

Meski begitu, jumlah kasus aktif hari ini secara kumulatif mencapai 277.544 orang. Secara persentase, jumlah kasus sembuh sebesar 78,5% dari kasus terkonfirmasi.

Untuk kasus meninggal pada hari ini bertambah 79 orang. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 112 orang.

Jumlah orang kasus meninggal hingga hari ini di Indonesia mencapai 12.347 orang. Kasus meninggal pun tercatat masih cukup tinggi di angka 3,5% dibandingkan kasus terkonfirmasi.

 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan menerapkan disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan efektif menurunkan risiko penularan sampai 80%. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, terutama sebelum vaksin diedarkan.

"Kami mohon agar masyarakat betul-betul memahami kondisi pandemi Covid-19, sambil mengubah perilaku, memastikan kita bisa bertahan dan menunggu program vaksinasi, sehingga kita bisa terlindungi dengan berbagai cara," ujar Wiku dalam konferensi pers secara daring pada Kamis (15/10).

Adapun protokol kesehatan yang wajib dilaksanakan masyarakat yaitu menggunakan masker dengan benar. Masker harus digunakan menutupi hidung, mulut, hingga dagu. 

Kemudian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Jika tidak ada sarana/fasilitas cuci tangan, bisa diganti dengan hand sanitizer.

Selanjutnya, masyarakat juga diimbau menjaga jarak saat keluar rumah. Sebisa mungkin menghindari kerumunan agar tak tertular virus corona.

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait