Satgas: Harga Vaksin Virus Corona Tak Akan Memberatkan Masyarakat

Biofarma memperkirakan harga vaksin virus corona berkisar Rp 200 ribu per dosis.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
20 Oktober 2020, 13:32
vaksin virus corona, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Suasana fasilitas produksi vaksin COVID-19, di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Pemerintah belum menentukan harga vaksin virus corona.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Pemerintah tengah mempersiapkan pasokan vaksin virus corona untuk kebutuhan dalam negeri. Salah satunya melalui kerja sama antara Sinovac dan PT Bio Farma. 

Vaksin tersebut rencananya diedarkan pada awal tahun depan. Meksi begitu, pemerintah belum menentukan harga vaksin virus corona.

"Tentunya pemerintah tidak ingin memberatkan masyarakat," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito seperti dilansir dari Youtube BNPB pada Senin (19/10).

Di sisi lain, Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan harga vaksin Covid-19 berada di kisaran Rp 200 ribu. Harga itu, kata Bambang, masih perkiraan yang kemungkinan bisa lebih rendah atau lebih tinggi.

 

 

Adapun persiapan produksi vaksin virus corona sudah mencapai tahap uji klinis ketiga. Setelah uji klinis selesai, pihaknya akan meminta izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Bio Farma saat ini memiliki kapasitas produksi vaksin hingga 250 juta dosis. Namun, produksi vaksin Covid-19 tidak mencapai kapasitas maksimal karena harus menunggu bahan baku dari Sinovac.

“Sekitar 16 juta dosis sampai 17 juta dosis per bulan yang bisa diproduksi tergantung waktu suplai dari Sinovac," ujar Bambang.

Dengan adanya kepastian pasokan vaksin virus corona, Satgas Penanganan Covid-19 berharap masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan. 

Wiku menyebut kombinasi dari vaksin virus corona dan protokol kesehatan bakal memberikan perlindungan ganda terhadap Covid-19. Adapun protokol kesehatan yang dimaksud yaitu menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan.

"Itu harus tetap dilaksanakan. Selain itu, meningkatkan imun tubuh tidak hanya vaksinasi, bisa dengan istirahat yang cukup, olahraga, dan makan makanan dengan gizi seimbangan. Dengan demikian proteksinya double," kata Wiku.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait