Kasus Covid-19 di RI Meningkat Lagi, Hari Ini Bertambah 4.267 Kasus

Dalam dua hari terakhir, penambahan kasus harian di Indonesia bisa di bawah 4.000. Namun, hari ini meningkat hingga 4.267 kasus.
Image title
21 Oktober 2020, 16:09
covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3m
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi COVID-19 di kawasan Pancoran, Jakarta, Senin (19/10/2020). Kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat pada hari ini menjadi 4.267 kasus.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 mencatat tambahan kasus terkonfirmasi pada hari ini mencapai 4.267 kasus. Jumlah tersebut lebih tinggi dari tambahan kasus kemarin sebanyak 3.602 kasus.

Adapun total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 373.109. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16,8% atau 61.743 orang merupakan kasus aktif.

Sedangkan jumlah kasus sembuh per hari ini bertambah 3.856 orang. Jumlahnya lebih rendah dari hari kemarin sebanyak 4.410 orang.

Adapun total kasus sembuh di Indonesia mencapai 297.509. Jumlah tersebut mencapai 79,9% dari total kasus terkonfirmasi.

Sedangkan kasus meninggal hari ini mencapai 12.857 orang. Persentase kasus meninggal mencapai 3,4% dibandingkan kasus terkonfirmasi.

Jumlah kasus meninggal terus meningkat sejak awal pekan ini.Pada Senin (19/10), kasus meninggal mencapai 106 orang. Kemudian pada Selasa (20/10) bertambah 117 orang dan pada hari ini mencapai 123 orang.


Patuhi Protokol Kesehatan Selama Libur Panjang


Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis mengatakan liburan panjang berpotensi menyebakan kerumunan kelompok. Hal itu pun berpotensi meningkatkan penularan virus corona. 

Pasalnya, virus corona ditularkan melalui percikan air liur atau droplet. Percikan tersebut akan keluar ketika orang berbicara atau batuk/bersin.

Percikan tersebut dapat jatuh hingga 1 meter. Sehingga jika terjadi kerumunan, percikan yang mengandung virus corona dapat menyebar dengan cepat karena orang-orang tidak menjaga jarak.

Untuk menghindari terinfeksi Covid-19, Tri mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Dengan menjaga jarak lebih dari 1 meter, percikan yang mengandung virus corona tak akan terhirup ke saluran pernapasan. 

Selain itu menggunakan masker dengan benar menutupi hidung, mulut, hingga dagu. Tri menyebut masker kain dapat memberikan perlindungan hingga 70%, masker bedah memberikan perlindungan berkisar 80%-90%.

Sedangkan masker N95 memberikan perlindungan di atas 90%. Terakhir, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

 

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait