Herd Immunity Covid-19 di RI Diprediksi Tercapai Akhir Tahun Depan

Sebelum proses vaksinasi selesai dilaksanakan, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
21 Oktober 2020, 15:39
vaksin virus corona, covid-19, virus corona, pandemi corona, jakarta, pandemi, jakarta
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nz
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Masyarakat Indonesia diharapkan terus mematuhi protokol kesehatan hingga tercipta herd immunity.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Pemerintah berencana memberikan vaksin virus corona secara bertahap. Vaksinasi tersebut diharapkan dapat mengakhiri pandemi di Indonesia.

Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis mengatakan distribusi vaksi Covid-19 bakal dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama dimulai pada November-Desember 2020. Tahap kedua dilaksanakan pada Juni 2021, dan terakhir pada Desember 2021.

Tri pun memproyeksi jumlah yang harus divaksinasi atau imunisasi hingga Desember 2021 cukup memberikan herd imunity atau kekebalan masyarakat. Meski begitu, masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan minimal hingga akhir tahun depan.

"Sebelum jumlah vaksinasi cukup, tetap cuci tangan pakai sabun, gunakan masker, dan jaga jarak," ujar Tri dalam bincang media secara daring pada Rabu (21/10).

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan vaksinasi dapat mencegah penularan penyakit tertentu, melindungi orang-orang dari wabah penyakit, dan memunculkan kekebalan komunitas hingga wabah dapat dikendalikan.

Menurut dia, jika wabah dapat dikendalikan dan penularan dicegah sedemikian rupa, maka masyarakat dapat kembali beraktifitas dan kembali produktif. "Pasti kita semua ingin kondisi seperti itu segera terwujud. Oleh karena itu, vaksin dan upaya vaksinasi menjadi penting,” kata Reisa beberapa waktu lalu

Lebih lanjut dia mengatakan vaksin tidak hanya dapat membentuk antibodi seseorang dalam melawan satu penyakit, tapi juga melindungi orang lain dari penyakit tersebut. Selain itu, orang-orang yang nantinya mendapatkan vaksin, tidak hanya melindungi dirinya sendiri, tetapi melindungi orang lain di sekitarnya yang mungkin tidak memiliki akses ke vaksin.

Dengan cara seperti itu, terciptalah herd immunity. Sehingga masyarakat mendapat perlindungan dari wabah penyakit.

“Semakin banyak nantinya orang-orang mendapatkan vaksin, penyebaran penyakit akan semakin sedikit. Kalaupun seseorang itu tetap terpapar dengan penyakit tersebut, dengan sudah mendapatkan vaksin paling tidak penyakit yang dideritanya tidak akan separah jika tidak mendapatkan vaksin” ujar Reisa.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait