Kasus Aktif Covid-19 RI Menurun, Kasus di 12 Daerah Masih Tinggi

Persentase kasus aktif covid-19 turun, namun jumlahnya masih cukup tinggi terutama di 12 kabupaten/kota.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
23 Oktober 2020, 17:39
satgas covid-19, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3m
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras.
Warga berjalan di dekat mural berisi pesan ajakan menggunakan masker dan replika peti mati COVID-19 di Cikoko, Pancoran, Jakarta, Jumat (2/10/2020). Kasus aktif Covid-19 di Indonesia masuk 20 besar dunia.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan persentase kasus aktif virus corona secara nasional terus menurun. Hingga Jumat (23/10), kasus aktif di Indonesia mencapai 63.733 orang.

Jumlah tersebut sebesar 16,7% dari kasus terkonfirmasi. Persentase kasus aktif di Indonesia pun lebih rendah dari angka dunia yang mencapai 21,9%.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan secara persentase, kasus aktif terus turun dari Maret 2020 sebesar 91,26% menjadi sebesar 16,7% pada hari ini.

Meski begitu, jumlah kasus aktif masih cukup tinggi. Wiku pun berharap kasus aktif terus turun dan ditekan hingga tak ada kasus aktif sama sekali. Caranya dengan meminimalisir penularan Covid-19.

"Seluruh lapisan masyarakat dapat berkontribusi dalam menekan penularan dengan disiplin pakai masker, jaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun di air mengalir," ujar Wiku dalam konferensi pers virtual pada Kamis (22/10).

Di sisi lain, ada Kabupaten/kota yang memiliki jumlah kasus aktif di atas 1.000. Kedua belas daerah terdiri dari Kabupaten Bekasi sebesar 1.039 orang, Jakarta Pusat 1.211 orang, Jakarta Utara 1.343 orang, dan Kota Bekasi 1.410 orang.

Kemudian, Kabupaten Bogor sebesar 1.484 orang, Kota Depok 1.897 orang, Jakarta Selatan 1.952 orang, dan Kota Jayapura 1.959 orang.

Selanjutnya, Jakarta Barat sebesar 2.023 orang, Jakarta Timur 2.781 orang, Kota Padang 2.816 orang, dan Kota Pekanbaru 2.909 orang. 

Wiku menyebut kabupaten/kota tersebut memiliki kasus aktif di atas 1.000 selama berminggu-minggu. Oleh karena itu, Wiku meminta pemerintah daerah menegakkan protokol kesehatan.

"Dimohon Pemda dari 12 kabupaten/kota tersebut bekerja keras menekan angka kasus aktif dengan tegas mengawasi kedisiplinan masyarakatnya dalam melaksanakan protokol kesehatan, utamanya dalam sektor-sektor ekonomi dan sosial yang sudah berjalan," ujarnya.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait