Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet Berkurang, Pasien OTG Bertambah

Pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet terus berkurang hingga totalnya di bawah 1.000 orang. Sedangkan jumlah pasien OTG jumlahnya berkisar 500 orang.
Image title
5 November 2020, 13:45
virus corona, covid-19, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Petugas dengan alat pelindung diri berdiri di salah satu beranda di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/3/2020). Jumlah pasien OTG di Wisma Atlet pada 4 November 2020 bertambah 35 orang.

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Jakarta mencatat jumlah pasien Covid-19 yang dirawat inap pada Rabu (4/11) berkurang 43 orang. Total pasien bergejala ringan dan sedang di rumah sakit tersebut menjadi 947 orang.

Sedangkan jumlah orang tanpa gejala (OTG) yang isolasi mandiri di RSD Wisma Atlet bertambah 35 orang. Sehingga total pasien yang menjalani isolasi mandiri di sana berjumlah 594 orang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan ada 23.666 pasien yang terdaftar rawat inap di Wisma Atlet. Dari jumlah tersebut, 94,1% atau sebanyak 22.277 orang telah dinyatakan sembuh.

Sedangkan jumlah pasien OTG yang telah dirawat di sana mencapai 13.127 orang. Sebesar 94,9% atau sebanyak 12.459 orang pasien sudah dinyatakan sembuh dari virus corona.

Advertisement

Aris menyebut RSD Wisma Atlet juga memberikan rekomendasi rujukan ke rumah sakit lainnya. Total pasien yang dirujuk ke RS lain sebanyak 434 orang sejak dioperasikan pada 23 Maret 2020 sampai 1 November 2020.

Adapun pasien isolasi mandiri yang mendapat rekomendasi rujukan ke RS lain sebanyak dua orang. Untuk pasien meninggal dunia selama perawatan di RSD Wisma Atlet berjumlah delapan orang.

Pemerintah membuka Gedung 6 dan Gedung 7 Wisma Atlet sebagai rumah sakit darurat khusus penanganan Covid-19 sejak 23 Maret 2020. Gedung 6 memiliki kapasitas 1.300 tempat tidur, sedangkan Gedung 7 memiliki kapasitas 1.578 tempat tidur.

Selanjutnya, pemerintah membuka Gedung 4 dan 5 untuk OTG dan pasien yang tidak punya tempat untuk isolasi mandiri. Gedung 5 lebih dulu dioperasikan pada 15 September 2020 dan Gedung 4 mulai dioperasikan pada 21 September 2020. Total kapasitas kedua gedung tersebut mencapai 3.116 tempat tidur.

 

Reporter: Antara

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait