Jumlah Kasus Covid-19 di Jakarta Turun, Satu Tower Wisma Atlet Ditutup

Keterisian RSD Wisma Atlet Jakarta untuk pasien gejala ringan dan sedang turun dari 44% pada akhir Oktober menjadi 36% pada hari ini.
Image title
9 November 2020, 17:00
jakarta, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Petugas dengan alat pelindung diri berdiri di salah satu beranda di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/3/2020). Jumlah pasien di Wisma Atlet terus berkurang.

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Jakarta terus berkurang. Begitu juga dengan pasien tanpa gejala yang isolasi mandiri di sana.

Koordinator RSD Wisma Atlet Jakarta, Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan jumlah pasien gejala ringan dan sedang yang dirawat di Tower 6 dan 7 turun dari 44% menjadi 36%. Sedangkan jumlah pasien isolasi mandiri turun dari 23% menjadi 36%.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah memutuskan menutup satu gedung untuk isolasi mandiri.  "Awalnya Tower 5 dan 4 dipakai untuk isolasi mandiri dengan kapasitas sekitar 3.100 tempat tidur. Namun sekarang hanya dipakai untuk 539 orang, sehingga Tower 4 ditutup," ujar Tugas dalam konferensi pers pada Senin (9/11).  

Lebih lanjut, dia mengatakan penurunan pasien di RSD Wisma Atlet terjadi karena angka kesembuhan yang terus meningkat. Dengan jumlah pasien yang berkurang, Tugas menyebut pihaknya siap mengantisipasi lonjakan kasus setelah libur panjang. 

Advertisement

Adapun kapasitas rawat pasien gejala ringan dan sedang tersedia 1.000 tempat tidur. Sedangkan untuk pasien tanpa gejala mencapai 2.000 tempat tidur. 

"Kami punya tempat tidur yang cukup jika ada penambahan pasien," ujarnya. 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait