Harga Vaksin Covid-19 Buatan Sputnik Bisa Lebih Murah daripada Moderna

Perkembangan vaksin virus corona cukup positif, namun harga vaksin yang ditawarkan cukup tinggi.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
23 November 2020, 17:53
vaksin virus corona, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, internasional, gerakan 3M
ANTARA FOTO/REUTERS/Rospotrebnadzor Federal Service for Surveillance on Consumer Rights Protection and Human Wellbeing/Handout /HP/dj
Botol berisi vaksin Covid-19. Sputnik V menyebut vaksin buatannya lebih rendah dari Pfizer dan Moderna.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Perusahaan Rusia, Sputnik V, menyebut harga vaksin virus corona buatannya bakal lebih rendah dari Pfizer dan Moderna. Kedua perusahaan itu mematok harga vaksin lebih dari US$ 19 atau 268 ribu per dosis.

Secara detail, harga vaksin Prizer dipatok US$ 19,5 atau sekitar 275 ribu per dosis. Untuk satu orang dibutuhkan dua dosis vaksin. Itu berarti harga vaksin Pfizer untuk satu orang mencapai Rp 550 ribu.

Sedangkan harga vaksin Moderna dipatok lebih mahal lagi, antara US$ 25 sampai US$ 37 per dosis. Itu berarti, satu suntikan dihargai sekitar Rp 350 ribu hingga Rp 525 ribu. Sehingga, biaya yang dikeluarkan satu orang mencapai Rp 700 ribu hingga 1 jutaan.

"Harga vaksin Sputinik V bakal jauh lebih murah dari itu," ujar perusahaan Rusia itu melalui akun Twitter resmi pada Senin (23/11).

Rusia merupakan negara pertama yang mendaftarkan vaksin Covid-19. Vaksin tersebut dikembangkan Sputnik V bersama Gamaleya National Research Centre for Epidemiology and Microbiology Kementerian Kesehatan Rusia.

Pada 11 November 2020, Rusia menyatakan bahwa vaksin Sputnik mencapai efektivitas hingga 92%. Hal itu berdasarkan analisis interm pertama.

Pada 17 November 2020, Moderna, dalam pernyataan resminya menyatakan uji klinis fase ketiga vaksin mRNA-1273 menghasilkan efikasi hingga 94,5%. Keesokan harinya, Pfizer menyatakan hasil uji klinis terakhir membuktikan bahwa vaksin buatannya 95% efektif mencegah Covid-19 dan tanpa efek serius pada lansia.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait