Satgas Minta Anies Baswedan Tindak Tegas Pelanggar Protokol Covid-19

DKI Jakarta dalam tiga minggu terakhir terus masuk daftar lima besar provinsi dengan jumlah kasus tertinggi per pekan.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
24 November 2020, 18:43
Satgas Covid-19, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Satgas Penanganan Covid-19 meminta Anies menindak tegas pelanggar protokol kesehatan.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan kasus positif di Indonesia terus meningkat. Angkanya pun naik hingga 3,9 % secara nasional pada minggu ini.

DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus terbesar. Bahkan, provinsi tersebut selalu masuk lima besar penyumbang kasus tertinggi Covid-19 dalam tiga pekan berturut-turut. 

Dengan kondisi tersebut, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta aparat keamanan untuk tegas terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.  "Saya mohon Gubernur DKI dengan aparat hukum menindak pelanggar protokol kesehatan sesuai peraturan yang berlaku," ujar Wiku dalam konferensi pers virtual pada Selasa (24/11).

Selain Jakarta, Satgas mencatat empat provinsi lainnya berkontribusi terhadap peningkatan kasus positif virus corona di Tanah Air, yaitu Riau, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Sulawesi Tengah. Wiku meminta pemerintah daerah mengambil langkah konkret untuk mengatasi peningkatan kasus. 

"Ini sudah serius, karena provinsi tersebut konsisten masuk lima besar dari pekan sebelumnya, tidak ada perubahan signifikan," ujar dia.

Lebih lanjut, Wiku meminta seluruh pemerintah daerah meningkatkan kapasitas pemeriksaaan Covid-19. Terutama kepada orang-orang yng melakukan perjalanan dan melaksanakan pelacakan kontak erat yang masif untuk mendetekasi kasus baru.

Hal itu bisa digunakan sebagai antisipasi libur akhir tahun 2020. "Jangan sampai kerja keras delapan bulan jadi rusak karena ketidaksabaran dan ketidakpedulian kita semua," katanya.

Wiku pun kembali mengingatkan agar masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan, satu-satunya cara mencegah penularan virus corona yang efektif saat ini. Adapun protokol yang harus dilaksanakan seluruh elemen masyarakat yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menghindari bepergian ke luar rumah jika tidak ada urusan mendesak. 

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait