Positif Covid-19 Tambah 6.027 Orang, Kasus Baru di Jabar Tembus 1.000

Angka kematian akibat Covid-19 masih tinggi di atas 100 orang per hari.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
5 Desember 2020, 16:51
covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww.
Warga mengenakan masker saat bersepeda di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7/2020). Kasus baru di Jawa Barat kembali tembus 1.000 pada Sabtu (5/12).

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Kementerian Kesehatan mencatat tambahan kasus Covid-19 per Sabtu (5/12) mencapai 6.027. Dengan begitu, total orang terinfeksi virus corona di Indonesia mencapai 569.707.

Tambahan kasus tertinggi berasal dari dua provinsi di Pulau Jawa. Pertama DKI Jakarta dengan 1.360.

Kemudian Jawa Barat dengan kenaikkan 1.086. Angka tersebut lebih tinggi dari hari sebelumnya yang mencapai 992.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan lonjakan kasus terkadang terjadi karena kasus lama yang baru diumumkan. Hal itu terjadi karena ketidaksesuaian data.

"Jadi bukan ledakan satu hari. Masalah itu masih mengemuka dan kami minta pemerintah pusat menyempurnakan," kata pria yang akrab disapa Kang Emil dilansir dari Antara, Sabtu (5/12).

Di sisi lain, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan penanganan Covid-19 di Jawa Barat berjalan dengan baik. Namun, virus corona masih menjadi ancaman.

"Kenyataannya secara nasional ada kenaikan, jadi kita dituntut bekerja lebih," kata Moeldoko.

 

Di sisi lain, angka kesembuhan per 5 Desember 2020 meningkat 4.271 menjadi 470.449. Mayoritas angka tersebut berasal dari DKI Jakarta (1.011), Jawa Barat (685), dan Jawa Timur (444).

Sedangkan jumlah kematian bertambah 110 orang. Kasus terbanyak berasal dari dua provinsi yaitu Jawa Timur (24) dan Jakarta (23).

 Angka kematian dalam dua pekan terakhir selalu di atas 100. Untuk mencegah risiko kematian semakin tinggi, Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat tidak memberikan stigma negatif kepada penderita Covid-19.

Sehingga mereka yang mengalami gejala tidak segan untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. "Kalau cepat dirawat, ditangani lebih awal, dia lebih cepat sembuh," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus melaksanakan protokol 3M, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Cara tersebut ampuh mencegah penularan virus corona.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait